Menu

Total Warga Sumbar Positif Covid-19 sudah 17.351, Meninggal 351 dan Sembuh 14.489 Orang

  Dibaca : 105 kali
Total Warga Sumbar Positif Covid-19 sudah 17.351, Meninggal 351 dan Sembuh 14.489 Orang
Jasman Rizal, Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar

PADANG, METRO
Lonjakan kasus harian warga Sumatra Barat (Sumbar) terkonfirmasi positif terinfeksi virus corona atau Covid-19 masih terus terjadi. Minggu (15/11) dilaporkan penambahan warga Sumbar positif Covid-19 sebanyak 213 orang.

Sementara, kabar baiknya penambahan warga Sumbar positif Covid-19 yang sembuh sebanyak 216 orang. Sedangkan kabar dukanya, warga Sumbar positif Covid-19 yang dinyatakan meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit bertambah lagi tiga orang.

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar Jasman Rizal mengatakan, penambahan warga Sumbar positif terinfeksi virus corona sebanyak 213 orang dan yang terbanyak berasal dari Kota Padang yaitu 93 orang. Dengan adanya penambahan itu, total kasus positif corona di Sumbar mencapai 17.351 orang.

“Untuk pasien positif yang sembuh bertambah lagi 216 dan total sembuh saat ini menjadi 14.489 orang. Selain itu, juga terjadi penambahan pasien positif yang meninggal sebanyak tiga orang. Total warga Sumbar meninggal akibat Covid-19 sudah 354 orang,” kata Jasman.

11 Zona Oranye dan 8 Zona Kuning
Jasman menuturkan, berdasarkan hasil perhitungan 15 indikator data onset pada minggu ke-36 pandemi Covid-19 di Sumatera Barat oleh Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumbar, maka mulai tanggal 15 November sampai tanggal 21 November , zona kuning Covid-19 di Sumatra Barat menjadi delapan kabupaten dan kota dari sebelumnya tujuh daerah.

“Dengan bertambahnya satu zona kuning, maka zona oranye berkurang satu menjadi 11 daerah. Sementara, zona merah dan hijau tetap tak ada sebagaimana sebelumnya. Zona kuning adalah risiko rendah penyebaran Covid-19. Zona oranye merupakan risiko sedang penyebaran Covid-19. Sementara, zona merah merupakan risiko tinggi dan zona hijau adalah tanpa kasus,” kata Jasman.

Sebanyak lima kabupaten dan kota yang sebelumnya zona oranye, beralih ke zona kuning. Yakni, Kota Bukittinggi, Padangpanjang, Kota Solok, Kota Pariaman dan Kabupaten Pasaman. Sementara, empat kabupaten dan kota yang sebelumnya zona kuning, beralih ke zona oranye yaitu, Kabupaten Pasaman Barat, Dharmasraya, Solok Selatan dan Limapuluh Kota.

Jasman mengatakan, semakin tinggi skor, semakin baik pengendalian penyebaran Covid-19 di daerah tersebut. Dengan telah ditetapkannya status zonasi daerah pada minggu ke-36 ini, diminta Kabupaten Kota segera menyesuaikan segala aktivitas di daerahnya dengan protokol masing-masing zona. Hal ini bertujuan agar penyebaran covid-19 dapat lebih bisa dikendalikan.

“Skor terendah merupakan Kabupaten Limapuluh Kota. Kita harapkan Kabupaten Limapuluh Kota agar lebih intens lagi melakukan test PCR kepada masyarakatnya. Tracking, tracing, serta melakukan berbagai tindakan kesehatan masyarakat lainnya sesuai protokol, yang bertujuan agar penyebaran dan penangananan Covid-19 dapat lebih baik lagi,” tutupnya. (rel)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional