Close

TMMD ke-112 di Kabupaten Solok Resmi Ditutup, Masyarakat Diminta Jaga dan Pelihara Hasil Pembangunan Fisik

TUTUP— Kasrem 032/Wbr Kolonel Czi Arif Hartoto, S.E disaksikan Kepala DPMD Provinsi Sumbar, Amasrul, Bupati Solok, Epyardi Asda beserta Forkopimda Kabupaten Solok memukul gong menandai ditutupnya TMMD ke-112 di Kabupaten Solok, Kamis (14/10).

SOLOK, METRO–TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-112 Tahun 2021 di Kabupaten Solok resmi ditutup oleh Kasrem 032/Wbr Kolonel Czi Arif Hartoto, S.E bersama Bupati Solok, Hj Epyardi Asda, Kamis (14/10 di Gedung Solok Nan Indah. Kasrem 032/Wbr Kolonel Czi Arif Hartoto, S.E yang menyampaikan amanat Pangdam I/BB  mengatakan, TMMD merupakan bagian dari operasi bhakti TNI yang diwujudkan dengan cara membantu pemerintah daerah (pemda) dalam menyiapkan dan memperbaiki infrastruktur serta mengakselerasi program pemda yang sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. TMMD juga upaya bersama dalam me­les­tarikan warisan budaya para pendahulu. Di mana pendahulu sebelumnya selalu bekerja sama bahu-membahu antar setiap elemen masyarakat dalam setiap kegiatannya. “Hal ini dikenal dengan sebutan gotong-royong,” jelasnya.

Pangdam I/Bukit Barisan juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bupati Solok, Epyardi Asda serta semua pihak yang telah membantu terselenggaranya kegiatan TMMD ke-112 dengan aman, lancar sesuai dengan rencana.

Adapun sasaran TMMD ke-112 yang sudah diselesaikan antara lain sasaran fisik. Hasil yang telah dibangun agar senantiasa dijaga dan dipelihara, agar usia pakainya bisa lama dan manfaatnya dapat dinikmati oleh warga dalam kurun waktu yang cukup panjang.

Selain itu juga ada sasaran non fisik berupa penyuluhan yang sangat berdampak positif bagi warga dan generasi muda, agar mampu membangun karakter bangsa yang akan mendorong masyarakat yang kompetitif. Semuanya de­mi terciptanya kemandirian bangsa. Melalui program fisik dan non fisik, TMMD dapat memberikan landasan kehidupan berbangsa dan bernegara yang selaras dengan cita-cita bangsa. Yaitu mewujudkan NKRI yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Turut hadir dalam penutupan TMMD Ke-112 tersebut Gubernur Sumbar yang ­diwakili Kepala Dinas Pemberdayaan Masya­rakat Desa (DPMD) Provinsi Sumbar, Amasrul, Bupati Solok, Epyardi Asda beserta Forkopimda Kabupaten Solok, Ketua Persit KCK Cabang LX III Kodim 0309/Solok, Tokoh Masyarakat, Tokoh Agama, Tokoh Adat.

TMMD ke-12 Tahun 2021 di Kabupaten Solok, mengusung tema “Pengabdian Untuk Negeri”. Lokasinya di Nagari Tanjung Alai dan Nagari Koto Sani Kecamatan X Koto Singkarak.

Kepala DPMD Provinsi Sumbar, Amasrul, mengungkapkan, sasaran fisik TMMD ke-12, yakni lima unit Rumah Tidak Layak Huni (RLTH). Selain itu juga ada semenisasi jalan sepanjang 210 meter serta pembukaan jalan utama sepanjang 1,1 km. Di samping beberapa sasaran fisik tersebut di atas, pada TMMD ke-112 di Kabupaten Solok ini menurut Kabid SDA dan TTG DPMD Pro­vinsi Sumbar Vera Irawati, juga ada pembuatan irigasi, drainase, lapangan bola kaki serta pembukaan jalan usaha tani di Nagari Tanjung Alai Kecamatan X Koto Singkarak sepanjang 1.200 meter.

Untuk sasaran non fisik, juga ada kegiatan penyuluhan mengenai wawasan kebangsaan, pencegahan Covid-19, pelayanan keluarga berencana (KB) serta pemanfaatan Aplikasi Siparas, yaitu aplikasi pengaduan terhadap kekera­san anak.

Pengecoran Jalan Tuntas

Pengecoran jalan melalui TMMD Reguler Ke-112 Kodim 0309/Solok, di Nagari Koto Sani Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, hasilnya cukup signifikan. Kapten Inf Kristian Napitupulu selaku Koordinator TMMD Reguler ke- 112 Kodim 0309/Solok mengatakan, pembangunan jalan yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD sudah selesai 100 persen. Sebelumnya, H-2 jelang penutupan TMMD, pekerjaan sasaran pengecoran jalan tersisa 8 meter lagi, yang harus diselesaikan untuk mencapai 100 per­sen.(fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top