Close

TMMD ke-112 di Agam Resmi Dibuka, Mahyeldi: Mampu Mendorong Akselerasi Pembangunan di Nagari

PEMBUKAAN TMMD— Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah didampingi Kepala DPMD Sumbar, Amasrul bersama Dandim 0304/Agam Letkol Arh Yosip Brozti Dadi, membuka TMMD ke-112 di Kabupaten Agam, Rabu (15/9).

AGAM, METRO–Program Tentara Ma­nunggal Membangun Desa (TMMD) terbukti berhasil mendorong akselerasi pem­bangunan di desa/nagari. Sehingga patut di­dukung penuh pelaksa­naannya meski dalam ma­sa pandemi Covid-19. “TM­MD telah membantu pemerintah memberdayakan wilayah serta meningkatkan akselerasi pemba­ngu­nan di daerah untuk kepentingan pertahanan ne­gara dan mewujudkan ke­tahanan wilayah yang tang­guh guna memper­kokoh persatuan dan kesatuan bangsa,” kata Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, saat membuka TMMD ke-112 di Kabupaten Agam, Rabu (15/9).

Mahyeldi menegaskan Pemprov Sumbar mendukung pelaksanaan TM­MD di wilayah teritorial Kodim 0304/Agam. Ini men­jadi program terpadu lintas sektoral, sebagai u­paya mendukung program pemerintah dalam percepatan pembangunan.

Mahyeldi menyampaikan, prioritas sasaran ke­giatan TMMD adalah daerah perdesaan yang tergolong sebagai daerah miskin/tertinggal, daerah terisolir/- terpencil, daerah perbatasan/pulau-pulau kecil terluar dan daerah terisolir/- terpencil.

Selain itu daerah perbatasan/pulau-pulau kecil terluar dan daerah terisolir/- terpencil, daerah perbatasan/pulau-pulau kecil terluar dan daerah terisolir- terpencil.

Program TMMD adalah sebagai upaya untuk memberdayakan masyarakat desa dan nagari dengan membangun/merehabilitasi sarana/prasarana wila­yah dan fasilitas sosial/umum, yang secara langsung dapat menyentuh kepentingan masyarakat.

Mahyeldi menilai, TM­MD menjadi komitmen moral TNI terhadap ma­sya­rakat dilaksanakan tiga kali dalam setahun pada lima lokasi. “Kemanunggalan TNI dengan masya­rakat ini telah banyak di­rasakan manfaatnya oleh masyarakat. Mulai dari program pemberdayaan masyarakat terutama pe­na­nangan dan pembangu­nan infrastruktur,” jelas­nya.

Program TMMD terbukti sangat mendorong kemajuan di desa/nagari. Program membantu ini bisa menjadi salah satu wahana sosialisasi kepada masyarakat tentang pene­rapan protokol kesehatan serta program vaksinasi massal Covid-19.

Apalagi saat ini jumlah masyarakat di Sumbar yang terpapar Covid-19 kembali meningkat, setelah sempat malandai selama beberapa bulan.  “Se­hingga masyarakat perlu terus diingatkan untuk ti­dak abai menerapkan protokol kesehatan 5 M, yakni memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, mengurangi mobilitas dan menjauhi kerumunan,” ung­­kap Mahyeldi.

Selanjutnya, Mahyeldi berharap TMMD ke-112 tahun 2021 ini bisa mencapai hasil yang maksimal sebagaimana yang diha­rapkan. Serta sejalan dengan semangat yang diharapkan 2021, yaitu: “TM­MD Wujud Sinergi Membangun Negeri”.  “Semoga tema ini benar-benar da­pat menjadi seluruh motivasi dan inspirasi bagi seluruh stakeholder yang mendukung pelaksanaan ini. Sehingga TMMD ini menjadi basis kekuatan sema­ngat dan kesungguhan mulai dari unsur pemerintah, TNI, Polri, dan masya­ra­kat,” harapnya.

Dandim 0304/Agam Let­kol Arh Yosip Brozti Dadi, dengan kemanunggalan TNI bersama masya­rakat, diharapkannya mam­pu terwujud ketahanan masyarakat dan wilayah di Kabupaten Agam “Tentunya partisipasi masya­rakat diharapkan. Karena hasil TMMD akan sangat berguna dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat. Semoga bisa benar-benar maksimal,” ujarnya.

 Perlu diketahui, TMMD ke-112 di Agam dilaksanakan di Desa Siwalan, Kecamatan Panceng. Target pelaksanaan TMMD adalah secara fisik seperti pembangunan infrastruktur bagi warga dan non fisik dengan pelayanan yang dilakukan jajaran TNI Polri bersama Pemkab Agam.

Dandim melaporkan bahwa, sasaran tambahan dari TMMD ke 112 tahun 2021 di Kabupaten Agam ini adalah, pertama, bedah rumah RTLH empat unit. Kedua, renovasi mushalla satu unit. Sedangkan untuk kegiatan non fisik, TNI be­kerja sama dengan peme­rintah daerah, serta dengan lembaga dan stakeholder terkait lainnya.

Kegiatan non fisik, sa-lah satunya membantu pemerintah melakukan pembinaan mental dan wawasan kebangsaan. Kemudian mencegah ber­kem­bangnya paham ra­dikal, separatis dan sejenisnya, sosialisasi hukum dan perundang- unda­ng­an, vaksinasi atasi rabies dan lainnya.

Program TMMD merupakan salah satu program yang sinergis dengan program-program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah. Terutama dalam pembangunan berbagai infrastruktur yang dibutuhkan oleh masyarakat.   “Oleh karena itu, meskipun sampai saat ini kita masih menghadapi pandemi Covid-19, namun program TM­MD tetap kita laksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ke­tat, semua ini kita lakukan karena program TMMD terbukti sangat mendo­rong kemajuan di desa/nagari,” sebutnya. Pembukaan TMMD di Agam ini dihadiri oleh Danrem diwakili oleh Kasrem Kol CZI Arif Hartoto, Bupati Agam, Andri Warman, Forkopimda Kabupaten Agam dan para pejabat lainnya.(fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top