Close

TMMD ke-112 di Agam Ditutup, Pelepasan Anggota Satgas Diwarnai Isak Tangis Warga

RESMI DITUTUP—TMMD ke-112 Tahun 2021 di Kabupaten Agam resmi ditutup Kamis (14/10) ditandai dengan pemukulan gong oleh Kasi Ter Kasrem 032/Wbr, Kolonel Kav Husnizon, S.I.P disaksikan Wakil Bupati Agam, lrwan Fikri, S.H., Kasi ter Kasrem 032/Wbr Kolonel Kav Husnizon, Kapolres Agam yang diwakili AKP Malkani serta unsur Forkopimda Agam.

AGAM, METRO–TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-112 Tahun 2021 di Kabupa­ten Agam, yang telah berlangsung satu bulan sejak 15 September 2021, resmi ditutup Kamis (14/10).  Pe­nutupan TMMD ke-112 yang dipusatkan di Jorong Siguhung, Nagari Lubuk Basung, Kabupaten Agam itu, dilaksanakan di Balai Ruangan Kediaman Bupati A­gam, Jalan Soekarno Hatta.

Dalam amanatnya, Pang­dam l/Bukit-Barisan yang dibacakan Kasi Ter Kasrem 032/Wbr Kolonel Kav Husnizon, S.I.P me­ngucapkan terimakasih kepada Bupati Agam, serta semua pihak yang telah membantu kegiatan TM­MD ke-112 secara aman, lancar dengan sesuai rencana.

Pangdam I/ Bukit Ba­risan juga meminta agar hasil yang telah dibangun dari program TMMD ini agar dijaga dan dipelihara agar usia pakainya akan lama dan manfaatnya dapat dinikmati oleh warga dalam kurun waktu cukup panjang, Di samping itu juga telah menyelesaikan sasaran non fisik berupa penyuluhan tentunya sangat berdampak positif bagi masyarakat dan generasi muda. Terutama agar mam­pu membangun ka­rakter bangsa yang mendorong masyarakat yang kompetitif demi tercapai­nya kemandirian bangsa. Melalui program fisik dan non fisik tersebut, TMMD dapat mem­berikan landasan kehidupan berbangsa dan bernegara yang selaras dengan cita-cita Bang­sa yang mewujudkan NKRI yang merdeka, bersatu, berdaulat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

Dandim 0304/Agam Let­kol Arh Yosip Brozti Dadi, S.E.,M.Tr(Han) dalam laporannya mengatakan, Satgas TMMD Kodim 0304/Agam berhasil melakukan sasaran fisik berupa, pembukaan jalan baru sepanjang 3.300 meter, pengerjaan timbun badan jalan dengan sirtu sepanjang 3.285 meter.

Kemudian, pengecoran beton dengan panjang 2605 meter, pemasangan di gorong-gorong di titik 276 me­ter di titik 770 meter dan di titik 1.050 meter dengan diameter 60 Cm dan panjang enam meter. Berikutnya, pemotongan tebing di titik 220 meter sampai 340 meter dan di titik 2145 meter sampai 2.235 meter, pemasangan batu parit di titik 0 meter sampai 60 meter, pemasangan sayap plat di titik 350 meter. 1200 meter dan titik 2270 meter. Selanjutnya juga ada pemasangan loneng di titik 1200 meter dan 2270 meter, bedah rumah tidak layak huni sebanyak empat unit dan renovasi mushalla sebanyak satu unit. “Semua­nya telah dilaksanakan de­ngan hasil yang dicapai 100 persen,” terangnya.

Sementara, kegiatan non fisik antara lain, pe­nyuluhan wawasan ke­bang­saan (wasbang), pe­layanan kesehatan, pendidikan, hukum dan kamtibmas, penyuluhan KB kesehatan. Juga ada penyuluhan perikanan dan peternakan, lingkungan hidup dan kehutanan, pelayanan publik dan kependudukan. Penyuluhan juga dilakukan oleh Dinas Koperindag, Dinas Arsip Perpustakaan, penyuluhan Covid-19  dan vaksinasi, penyuluhan ke­sehatan hewan dan bakti sosial. “Semuanya juga telah dilaksanakan seluruhnya,” tegasnya.

Penutupan TMMD ke-112 di Kabupaten Agam ditandai dengan pemukulan gong dari Kasi Ter Kasrem 032/Wbr, Kolonel Kav Husnizon, S.I.P penandatanganan naskah serah terima penutupan Operasi TMMD ke-112.  Pada kegiatan penutupan juga dilaksanakan pemberian sembako secara Simbolis oleh Dandim Agam Letkol Arh Yosip Brozti Dadi, S.E.,­M.Tr(Han) dan Bupati A­gam di saksikan Forkopimda Kabupaten Agam se­jumlah kepala OPD di­lingkungan Agam beserta jajaran Kodim 0304/Agam. Penutupan TMMD Ke 112 Tahun 2021 Kodim 0304/Agam dihadiri  Wakil Bupati Agam, lrwan Fikri, S.H., Kasi ter Kasrem 032/Wbr Kolonel Kav Husnizon, Ka­polres Agam yang diwakili AKP Malkani serta unsur Forkopimda Agam.

Pelepasan Ditandai Isak Tangis

Pelepasan Anggota Sat­gas TMMD ke-112 Ko­dim 0304/Agam, masing– masing diwarnai dengan tangis haru sejumlah warga Jorong Siguhung, Nagari Lubuk basung, Kabupaten Agam. Kondisi pe­nuh haru ini terjadi karena Anggota Satgas TMMD  sudah berkumpul bersama-sama warga lebih ku­rang satu bulan dalam suka dan duka.

Usai penutupan TMMD ke -112 Kabupaten Agam, Fitrianis salah seorang warga Jorong Siguhung mengungkapkan, cukup berat harus berpisah de­ngan TNI. Karena sudah sebulan penuh berkumpul, sehingga menurut dirinya, para Anggota Satgas TM­MD Ke-112 Kodim 0304/Agam itu, sudah seperti keluarga sendiri dan menjadi bagian warga Jorong Siguhung.

“Kami merasa kehila­ngan sekali atas kepergian para Bapak-bapak TNI, tapi harus bagaimana lagi. Sa­ya ucapkan beribu terima kasih, karena sudah banyak yang diperbuat untuk  Jorong Siguhung selama TMMD ke-112 berlangsung,” ungkap Fitrianis.

Kepala Jorong, Kadir, juga menyatakan hal yang sama dengan warganya. Menurutnya, dengan berat hati harus melepas Anggota Satgas TMMD Ke -112 Kodim 0304/Agam. “Saya menyadari bahwa masih banyak tugas besar yang harus diselesaikan para prajurit itu,” ungkapnya. Tidak cuma warga yang merasa kehilangan, sejumlah Anggota Satgas TMMD ke -112 Kodim 0304/Agam menyatakan cukup berat untuk meninggalkan Jo­rong Siguhung. Hanya saja seberat apapun perpisahan itu harus terjadi, karena tugas lebih besar sudah menunggu di kesatuannya masing-masing. (fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top