Menu

TKI Sumbar yang Ditembak Mati di Malaysia Sampai di BIM

  Dibaca : 1430 kali
TKI Sumbar yang Ditembak Mati di Malaysia Sampai di BIM
Bacawagub Sumbar Audy Joinaldi menemui Bupati Solok, Gusmal di rumah dinas Bupati Solok dikawasan Arosuka, Selasa (22/9) sore.

11846789_1015666671810923_7042589157462610041_n

PADANG, METRO– Tiga Warga Pesisir Selatan (Pessel), Sumbar tewas tertembak di Malaysia. Tiga orang yang tinggal di Nagari Lansano Taratak, Kecamatan Sutera, diberondong peluru kepolisian setempat karena diduga ketahuan merampok. Mereka meregang nyawa usai peluru menembus tubuhnya.

Menurut keterangan Indra, keluarga korban, ketiga korban diketahui bernama Wis, warga Kampung Rawang, Kenagarian Rawang Gunung Malelo, Surantih. Ade, warga Pungasan dan Isal. “Saya keluarga dari Isal. Dia sudah tiada, ditembak polisi Malaysia,” ungkap Isal.

Dijelaskan Indra, penembakan dilakukan pada 26 Juni lalu. Informasi dia dapatkan dari warga yang ada di Malaysia. “Namun, saya belum mengetahui secara detail, bagaimana kronologis kejadiannya hingga saudara saya dan dua rekannya itu ditembak hingga mati,” papar Indra.

Jumat (7/8) satu dari jasad TKI tersebut telah sampai di Bandara Internasional Minangkabau (BIM). Kedatangannya disambut isak tangis keluarga. Pihak keluarga tak menyangka, Siwis akan menemui ajalnya dengan tragis. Usai diturunkan, jasad Siwis langsung dibawa ke kampung halamannya

Bupati Pessel Nasrul Abit, ikut serta menyambut kedatangan jasad tersebut. ”Keluarga harus menerima dengan tabah. Ini sudah suratan,” ungkap Nasrul Abit menenangkan warganya.

Jenazah Siwis sampai di kargo Bandara Internasional Minangkabau (BIM) sekitar pukul 16.30 WIB. Tak ada prosesi berlebihan. Jasadnya langsung dibawa dengan ambulans. (i/cr10)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional