Menu

Titik Api Diklaim Menghilang dari Sumatera

  Dibaca : 1156 kali
Titik Api Diklaim Menghilang dari Sumatera
RPW (38), warga Koto Langang, Kenagarian Punggaaan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan Polsek Lengayang Polres Pessel, usai korban R (40) melapor ke Polsek Lengayang. 
Kebakaran Hutan Lunang Silaut

Pemadaman kebakarna hutan di Pesisir Selatan (Pessel) beberapa waktu lalu.

PADANG, METRO–Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun GAW Koto Tabang, Kabupaten Agam melaporkan pantauan terakhir satelit NOAA-18 pada Sabtu pukul 05.00 WIB kemarin. Dalam pantauan tersebut sudah tidak terdapat lagi titik panas di Pulau Sumatera.

“Hal ini merupakan perubahan drastis dari beberapa minggu lalu yang mendeteksi hingga sekitar 500 titik dan hari sebelumnya terdapat 36 titik panas di Sumatera yang terdeteksi dari satelit yang sama,” kata Kepala Seksi Meteorologi BMKG GAW Koto Tabang, Budi Satria saat dikonfirmasi dari Padang, kemarin.

Hilangnya titik panas di Sumatera berdampak pada kualitas udara yang semakin baik di provinsi tersebut. “Saat ini kualitas udara di Sumbar terus membaik karena titik panas di Pulau Sumatera yang berkurang serta turunnya hujan di beberapa wilayah Sumbar,” kata dia.

Berdasarkan pantauan konsentrasi PM10 pada pukul 10.00 WIB di daerah Bukittinggi, Agam dan sekitarnya, kategori Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) berada pada kadar pencemaran 21 ug/m3 dan termasuk kategori baik. Namun, pantauan dari satelit NOAA-18 tersebut berbeda dengan pantauan satelit Terra & Aqua pada pukul 05.00 WIB yang masih mendeteksi 82 titik panas di Sumatera.

Titik panas tersebut ialah 68 titik panas di Sumatera Selatan, delapan titik di Kepulauan Bangka Belitung, tiga titik di Jambi dan dua titik di Lampung. (h)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional