Menu

Tips Merawat Drive Belt Motor Matik dari Menara Agung

  Dibaca : 87 kali
Tips Merawat Drive Belt Motor Matik dari Menara Agung
BELI DRIVE BELT— Salah seorang konsumen melakukan pembelian drive belt Honda Genuine Part di dealer Menara Agung.

PADANG, METRO
Pada sepeda motor manual dikenal adanya gear set yang berfungsi untuk meneruskan putaran mesin dari counter shaft transmisi ke roda belakang melalui gear atau sprocket. Sehingga roda belakang berputar dan mendorong laju kendaraan.

Namun di sepeda motor matik, pemindahan putaran ini dilakukan oleh drive belt. Drive belt berfungsi meneruskan tenaga mesin untuk menggerakkan roda belakang melalui pulley dan belt. Bila drive belt ini putus, tentu motor matic tidak akan bisa berjalan karena tidak ada yang memindahkan tenaga mesin ke roda.

Part Manager PT Menara Agung, Ferry Susilo mengatakan, drive belt ini perlu mendapatkan perawatan, sehingga berkendara bisa dilakukan dengan nyaman. Lalu kapan harus mengganti drive belt? Drive belt yang ada disarankan adalah drive belt Honda yang merupakan bagian dari Honda Genuine Part (HGP).

“Drive belt HGP ini memiliki beberapa keunggulan, salah satunya adalah umur yang lebih panjang sampai dengan pemakaian 24 ribu kilometer. Sebab drive belt ini memiliki komponen material yang lengkap, yaitu 2 lapis canvas, 3 lapis rubber dan polyester cord sehingga ban penggerak Honda memiliki daya elastisitas yang baik,” jelas Ferry.

Ferry menjelaskan, dari data tersebut, ketika odometer sudah menunjukkan angka 24 ribu kilometer, atau kalau dianggap sebulan mampu berjalan 1.000 km, maka diperlukan waktu 2 tahun. Namun semuanya tergantung medan dan pemakaian motor matic itu sendiri.

“Selain mengganti secara berkala, drive belt juga perlu dirawat. Adapun cara perawatannya, pertama, slalu periksa secara rutin ruang CVT (Continously Variable Timing) setiap 8 ribu kilometer. Juga lakukan pemeriksaan visual pada kondisi ban penggerak terhadap keretakan,” ungkap Ferry.

Ditambahkan Ferry, langkah selanjutnya bersihkan ruang CVT beserta komponen yang terdapat di dalamnya seperti roller, pully driven, pully driver serta drive belt dari debu dan kotoran dengan menggunakan udara bertekanan. Kemudian, agar performa drive belt berjalan dengan sempurna, lakukan penggantian drive belt setiap 24 ribu km, termasuk juga komponen CVT lainnya seperti roller sesuai dengan masa pakainya.

“Saat melakukan penggantian Drive Belt, konsumen juga bisa menggunakan AHM Oil CVT Grease (dengan volume 10 Gr) untuk memberi pelumas pada Bearing CVT. Produk Drive Belt HGP dan AHM Oil CVT Grease ini bisa dibeli di bengkel resmi AHASS maupun Toko Part yang ada logo/merek Honda Genuine Parts-nya,” pungkas Ferry. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional