Close

Tinjau Pasar Bawah Bukittinggi, Gubernur Pastikan Ketersediaan Pangan Jelang Lebaran

DIALOG BERSAMA PEDAGANG— Gubernur Sumbar Mahyeldi terlihat dialog dengan seorang pedagang daging di Pasar Bawah Bukittinggi.

BUKITTINGGI, METRO–Gubernur Sumatera Ba­rat (Sumbar) Buya Mahyeldi, bersama Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumbar, Wahyu Purnama, Wakil Walikota Bukittinggi, Marfendi, serta kepala OPD dan instansi lain yang tergabung dalam Tim Satgas Ketersediaan Pangan Sumbar, meninjau Pasar Bawah Kota Bukittinggi, Kamis (28/4).

Tinjauan tersebut untuk memastikan ketersediaan bahan pangan selama Ramadhan dan jelang Hari Raya Idul Fitri 1443 H. Selama tinjauan, gubernur menyambangi beberapa pedagang kebutuhan po­kok seperti beras, daging, cabai, telur, dan minyak goreng.

“Kita ingin memastikan ketersediaan bahan pokok di pasar-pasar. Ada kenaikan sejak seminggu lalu, karena memang perantau banyak yang pulang dan kebutuhan meningkat. Se­perti daging sudah mencapai Rp150 ribu/kg. Sebagai antisipasi kita sudah rapat dan akan berupaya menambah stok daging se­hingga bisa menekan harga,” ujar Gubernur Mah­yeldi usai peninjauan pa­sar.

Beberapa upaya tersebut diantaranya menurut Gubernur adalah berkomunikasi secara intens dengan berbagai pihak seperti Bulog yang dalam waktu dekat akan mengirimkan suplai daging import untuk intervensi pasar.

Selain itu, gubernur juga berkoordinasi dengan beberapa provinsi tetangga seperti Jambi dan Beng­kulu yang bersedia berbagi untuk menambah suplai daging ke Sumbar yang akan ditindaklanjuti oleh dinas terkait. Termasuk menginstruksikan Dinas Perhubungan agar memastikan kelancaran perjalanan kendaraan yang membawa bahan pangan. Bahkan jika perlu, agar diberikan pengawalan.

“Mudah-mudahan berbagai upaya ini akan menekan harga daging dan bisa terjangkau oleh warga ma­syarakat untuk meng­hadapi lebaran de­ngan menu rendang atau menu daging lainnya yang sudah menjadi tradisi bagi ma­syarakat Minangkabau. Tak lengkap kalau tidak ada rendang,” lanjut Buya Mah­­yeldi.

Sebelumnya, dalam rapat Tim Satgas Ketersediaan Pangan yang dipimpin oleh gubernur, di Ruang Rapat Istana Bung Hatta, Dinas Pangan meng­ung­kapkan jumlah komoditas pangan strategis, seperti beras, daging sapi/kerbau, daging ayam, telur ayam, cabe keriting, cabe rawit merah, bawang putih, ba­wang merah, gula pasir dan minyak goreng, dalam  kondisi cukup dan aman, bahkan surplus.

Kepala Dinas Pangan Provinsi Sumbar, Ir. Efendi mengatakan, beberapa komoditas yang mengalami surplus diantaranya ada­lah jagung surplus 568,50 Ton, cabai merah keriting surplus 333,63 Ton. Telur ayam juga surplus 187,20 ton dan minyak goreng surplus 49,70 ton Meski begitu, diakui Efendi kerap terjadi lonjakan harga ka­rena tingginya permintaan dan sering terjadi dikawasan perbatasan.

“Menghadapi lebaran kita memang ada strategi khusus supaya tidak terjadi kekurangan/kelangkaan pangan dan lonjakan harga. Fluktuasi harga tinggi sering terjadi di daerah perbatasan, kita antisipasi dengan bazar TIC,” kata Efendi.(fan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top