Menu

Tinjau Kondisi Pasar Bawah Bukittinggi, Andre Rosiade Bersyukur Mendag Lutfi Setujui Revitalisasi

  Dibaca : 155 kali
Tinjau Kondisi Pasar Bawah Bukittinggi, Andre Rosiade Bersyukur Mendag Lutfi Setujui Revitalisasi
BERDIALOG— Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bersama Anggota DPR RI Andre Rosiade berdialog dengan pedagang saat melakukan peninjauan di Pasar Bawah Bukittinggi.

BUKITTINGGI, METRO
Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi bersama Anggota DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumbar Mahyeldi dan Wako Bukittinggi Erman Safar meninjau Pasar Bawah, Kota Bukittinggi, Senin (5/4) sore. Dari pantauan, dapat dipastikan, harga bahan pokok (pokok) masih stabil jelang masuknya bulan Ramadhan.

Andre Rosiade mengatakan, dia sengaja mendampingi Mendag Lutfi, karena ada dua kegiatan penting yang akan menguntungkan Sumbar. Pertama revitalisasi Pasar Bawah Bukittinggi dan kedua rehabilitasi Pasar Fase VII Pasar Raya Padang.

“Alhamdulillah pak Mendag sudah oke membangun dua pasar yang sudah tak layak pakai ini. Besok kita juga akan tinjau Pasar Raya Padang,” kata Andre yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar ini.

Mendag Lutfi menyatakan, Kementerian Perdagangan terus berupaya memperkuat pasar rakyat melalui program revitalisasi pasar rakyat. Dengan revitalisasi, pasar rakyat akan memiliki fasilitas penunjang yang lebih baik untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19.

“Perekonomian Indonesia tidak terhindar dari pandemi Covid-19. Pasar rakyat turut merasakan dampaknya. Untuk itu, Pemerintah terus berupaya memperkuat pasar rakyat melalui revitalisasi fisik dan manajemen pengelolaan guna mempercepat pemulihan ekonomi nasional,” kata Mendag Lutfi.

Dalam peninjauan Pasar Bawah, Mendag Lutfi melihat kondisi terkini sarana dan prasarana yang terdapat di pasar tersebut. Hasil peninjauan Pasar Bawah hari ini akan dikoordinasikan bersama kementerian teknis terkait untuk membahas rencana revitalisasi, anggaran, dan desain yang layak.

Mendag Lutfi menegaskan, program pembangunan dan revitalisasi pasar mendapat perhatian serius pemerintah karena peran strategis pasar rakyat sebagai penggerak perekonomian regional dan nasional, sekaligus wadah interaksi sosial budaya masyarakat sekitar. Maka, upaya mengangkat daya saing dan citra pasar rakyat di masyarakat penting untuk dilakukan.

“Salah satunya, dengan pembangunan dan revitalisasi pasar, baik secara fisik maupun manajemen pengelolaannya dengan melakukan pembinaan bagi pengelola pasar rakyat serta meningkatkan kapasitas pedagang melalui program sekolah pasar,” katanya.

Targetkan Revitalisasi 119 Pasar di 2021
Sepanjang 2020, Kemendag telah merevitalisasi 120 pasar rakyat menggunakan dana tugas pembantuan. Lalu untuk 2021, Kemendag menargetkan membangun dan merevitalisasi 119 pasar rakyat. Setelah direvitalisasi, pasar rakyat diharapkan dapat meningkatkan pendapatan para pedagangnya. Pasar yang telah direvitalisasi juga diharapkan mampu berperan sebagai penyangga ketersediaan bapok, sehingga nantinya akan menjadi barometer stabilisasi harga pangan di tingkat nasional.

“Kenaikan transaksi dari pasar yang nyaman dan sudah direnovasi dengan memenuhi SNI Pasar Rakyat dan protokol kesehatan diharapkan bisa meningkat signifikan,” kata Mendag Lutfi.

Harga Bapok Terjaga
Mendag Lutfi menyampaikan, Kementerian Perdagangan terus memastikan agar harga barang kebutuhan pokok (Bapok) tetap stabil dan pasokannya lancar saat menjelang dan selama bulan puasa tahun ini. Hasil pantauan harga di Pasar Bukittinggi menunjukkan secara umum harga bapok stabil dan komoditas seperti beras, gula, dan tepung terigu tidak mengalami perubahan harga dari bulan lalu.

Mendag Lutfi mengatakan, prediksi kenaikan permintaan komoditas bapok di Sumatra Barat menjelang bulan puasa akan dibarengi upaya memastikan pasokannya berjalan lancar, sehingga tidak akan terjadi gejolak harga.

“Kemendag akan terus menjaga harga dan ketersediaan bapok agar dapat mencukupi kebutuhan masyarakat jelang bulan Ramadan hingga Lebaran nanti. Hal ini ditempuh melalui koordinasi dengan pelaku usaha, pemerintah daerah, serta kementerian dan lembaga terkait. Kami akan memastikan ketersediaan bapok dengan harga yang terjangkau agar masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan nyaman,” kata Mendag Lutfi.

Di Pasar Bawah Bukittinggi, tidak ada kenaikan harga sejumlah bapok seperti beras, gula, tepung terigu, daging sapi, dan bawang merah dibanding minggu lalu. Komoditas yang harganya tetap dibanding minggu lalu antara lain beras medium Rp10. 000/kg, beras premium Rp13.000/kg, gula pasir Rp13.000/kg, tepung terigu Rp9.000/kg, dan kedelai Rp12.000/kg. Harga minyak goreng curah terpantau Rp12.600/liter, minyak goreng kemasan Rp15.000/liter.

Daging sapi terpantau Rp130.000/kg atau tetap dibanding minggu lalu, begitu juga dengan bawang merah Rp28.000/kg dan bawang putih Rp26. 000/kg. Daging ayam ras Rp35.700/kg (turun 0,83 persen). Sementara itu, harga komoditas yang terpantau naik dibanding minggu lalu adalah telur ayam ras di Rp24.000/kg (naik 7,14 persen), cabai merah keriting Rp50.000/kg (naik 6,38 persen). (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional