Menu

Tingkatkan Produktivitas Masyarakat dan UMKM, Staf Pengajar Prodi Teknologi Pangan Politani Turun Gunung

  Dibaca : 272 kali
Tingkatkan Produktivitas Masyarakat dan UMKM, Staf Pengajar Prodi Teknologi Pangan Politani Turun Gunung
PRODUK MAKANAN— Staf Pengajar Prodi Teknologi Pertanian Politani Payakumbuh bersama kelompok UMKM dan masyarakat memperlihatkan hasil produksi hasil sumber daya lokal yang sudah diolah menjadi makanan olahan bernilai ekonomi dan dapat dipasarakan.

TANJUANGANAU, METRO
Guna meningkatkan produktivitas masyarakat Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di masa pandemi Covid- 19, Staf Pengajar Program Studi Teknologi Pangan Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh yang dimotori oleh Mutia Elida, bersama Tim Neni Trimedona, Rahzarni, dan Rozi Satria Utama melakukan kegiatan yang bertajuk ”Pengolahan Sumber Daya Lokal” di Tanjung Anau Kelurahan Ompang Tanah Sirah Payakumbuh Utara, Kota Payakumbuh, baru-baru ini.

Di tengah pandemi Covid-19 sekarang ini sangat berdampak pada sektor perekonomian Masyarakat dan UMKM. Menurut Mutia Elida, dampak dari sulitnya berusaha dan penurunan daya beli masyarakat mengakibatkan banyaknya UMKM yang tidak mampu melanjutkan usahanya dan terpaksa gulung tikar. Dimana banyak masyarakat yang bergerak dibidang pengolahan makanan yang pemasarannya dititipkan di sekolah dan warung-warung terkena dampak, salah satu akibat proses belajar mengajar yang sudah hampir 7 bulan dilaksanakan secara daring.

Masyarakat Tanjung Anau berkeinginan kuat untuk bisa keluar dari kondisi ini. Hal inilah yang dikeluhkan oleh Masyarakat melalui ketua Kelompok dan penggerak pemberdayaan masyarakat Ninti, kepada Tim dari Politani. “Kami melakukan pembedayaan Sumber Daya Lokal kepada kelompok usaha masyarakat di Tanjuang Anau, karena masyarakat terutama pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah jelas terdampak secara ekonomi akibat covid-19 ini, dan tidak jarang pelaku usaha harus berhenti karena sulitnya pemasaran terutama yang biasa berjualan di Sekolah-sekolah dan warung-warung,” sebutnya.

Menurut Mutia Elida, peningkatan produktivitas UMKM dan pemberdayaan ekonomi keluarga perlu dilakukan karena tingkat produktivitas yang dicapai merupakan salah satu faktor penting dalam kesejahteraan masyarakat dan UMKM di tengah pendemi covid-19 yang sudah hampir satu tahun melanda negeri ini. Semua sektor merasakan dampaknya, tidak terkecuali usaha kecil rumahan masyarakat. “Produktivitas merupakan salah satu aspek yang menentukan keberhasilan suatu UMKM dalam persaingan dunia usaha yang semakin ketat,“ kata Mutia.

Disampaikannya, bagaimana suatu masyarakat bisa mampu bertahan dan sekaligus keluar dari dampak ekonomi akibat pendemi covid-19 ini dan mampu bertahan untuk terus menyesuaikan dengan kondisi yang ada salah satunya adalah dengan mengkombinasikan sumberdaya manusianya yaitu masyarakat dan sumberdaya lokalnya berupa hasil pertanian di daerah Tanjung Anau. “Pengolahan difokuskan ke komoditas local seperti Singkong, Ubi, Labu, dan Sayur-sayuran,” sebutnya.

Kegiatan ini diikuti sekitar 50 orang yang dibagi kedalam 4 kelompok, dimana satu kali kegiatan diikuti oleh 12-13 orang dengan menerapkan protocol covid 19 secara ketat. Satu kelompok dibagi lagi 3 sub kelompok 3-4 orang, masing-masing sub kelompok melaksanakan kegiatan praktik masing-masing dengan peralatan sesuai dengan jumlah sub kelompok, dan peserta diwajibkan memakai masker dan sarung tangan selama pengolahan. Kegiatan pelatihan akan dilakukan selama 6 kali pertemuan, dengan topic yang berbeda-beda.

“Harapannya bahwa harus dilaksanakan secara konsekwen, terus menerus berlangsung jangan karena masalah pendemi saja, tetapi memang harus terus diproduksi, sehingga dapat diserap pasar,” harap Mutia dan staf pengajar Prodi Teknologi Pertanian Politani Payakumbuh. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional