Menu

Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Kabu­paten Tanah Datar, Sektor Pariwisata Program Unggulan

  Dibaca : 105 kali
Tingkatkan Perekonomian Masyarakat Kabu­paten Tanah Datar, Sektor Pariwisata Program Unggulan
Bupati Eka Putra

TANAHDATAR, METRO–Meningkatkan pe­re­ko­nomian masyarakat Kabu­paten Tanah Datar, sektor pariwisata adalah salah satu program unggulan yang harus diperhatikan. Hal tersebut disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra saat membuka acara Pelatihan Pengembangan Desa Wisata, Kamis (26/8) di Emersia Hotel Batu­sangkar.

Turut hadir pada ke­sempatan tersebut Kepala Dinas Parpora Abdul Ha­kim, Kepala Dinas PMD­PPKB Nofenril, narasumber dan peserta dari penggiat Pariwisata Tanah Datar.  Bupati Eka Putra sebutkan pariwisata salah satu program unggulan Tanah Da­tar untuk peningkatan eko­nomi masyarakat melalui adanya satu nagari, satu event. Untuk itu kepada nagari peserta pelatihan ini diharapkan memiliki event unggulan yang akan dilak­sanakan pada tahun 2022.

Namun tantangan saat ini, sampai Bupati Eka Pu­tra, belum selesainya wa­bah pendemi Covid-19. Sek­tor pariwisata dan eko­nomi kreatif menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemi Co­vid-19, pemberlakuan ber­bagai pembatasan perja­lanan dan pembatasan event untuk mencegah pe­nyebaran dan penularan covid-19 menyebabkan ter­jadinya penurunan kun­jungan wisatawan secara dratis.

”Oleh karena itu kita harus segera berbenah dan beradaptasi dengan menyelenggarakan pari­wisata yang sesuai dengan kondisi saat ini dan ten­tukan memberikan kepa­s­tian keamanan dan kese­hatan kepada wisatawan, berbagai upaya per­ce­patan pengembangan pari­wisata yang berbasis ma­sya­rakat dan mengem­bangkan potensi lokal, sa­lah satunya adalah pe­ngem­bangan desa wisata,” sampai bupati Eka Putra.

Bupati tambahkan, da­lam rangka percepatan pengembangan desa wi­sata dan recovery eko­nomi, Pemerintah Kabu­paten Tanah Datar telah menetapkan 16 desa wisata yang tersebar di 14 kec­a­matan.

 Dengan telah diteta­p­kannya 16 desa wisata dan diadakannya pelatihan ini, diharapkan bisa mening­katkan inovasi, adaptasi dan kolaborasi, sehingga menjadi contoh bagi nagari lainnya di kabupaten Tanah Datar.

Di akhir sambutan bu­pati juga sampaikan sela­mat pada Nagari Sumpu, yang terpilih sebagai 50 desa wisata terbaik yang akan dinilai secara lang­sung oleh tim dari Kemen­terian Parekaraf, “Mari kita dukung bersama semoga ini merupakan awal ke­bangkitan pariwisata desa/nagari di kabupaten Tanah Datar,” harapnya.

Sebelumnya Kepala Dinas Parpora Abdul Ha­kim sampaikan kegiatan ini dilaksanakan untuk me­ningkatkan wawasan dan pengetahuan bagi penge­lola desa wisata di Ka­bupaten Tanah Datar, yang di ikuti Walinagari, Pok­darwis, penggiat Pari­wi­sata dan komunitas Masata Tanah Datar sebanyak 50 orang dengan sumber da­na dari Dana Alokasi Khu­sus tahun 2021.

Kegiatan digelar se­lama tiga hari Kamis sam­pai Sabtu mendatang, de­ngan menghadirkan nara­sumber dari Dinas Pari­wisata Sumbar, Praktisi Wisata dan Perguruan Tinggi dengan kegiatan tatap muka dan kunjungan lapangan. (ant)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional