Close

Tingkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat, Keberadaan Puskesmas dan Pustu Belum Dimanfaatkan 

SAMBUTAN—Kabid PPSDK Dinas Kesehatan Kota Solok, Emil Reza Razali, memberikan sambutan saat pertemuan dengan para perawat kesehatan.

SOLOK, METRO–Dinas Kesehatan Kota Solok terus melakukan berbagai upaya dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. Salah satunya kegiatan perawat kesehatan masyarakat (Perkesmas). Kabid PPSDK Dinas Kesehatan Kota Solok, Emil Reza Razali, mengatakan, kinerja Puskesmas sebagai sarana pelayanan kesehatan dasar yang paling dekat dengan ma­syarakat sangat menentukan kinerja dalam mewujudkan masyarakat sehat di wilayahnya. Sampai saat ini masyara­kat belum dapat memanfaatkan pelayanan puskesmas dan puskesmas pembantu (Pustu) meskipun ada di setiap Kecamatan secara maksimal.

Puskesmas merupakan ujung tombak penyelenggaraan Upaya Kesehatan Ma­syarakat (UKM) dan Upaya Ke­sehatan Perseorangan (UKP). Pelayanan kesehatan yang meliputi upaya kesehatan wajib Promosi Kesehatan, Kesehatan Lingkungan, Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), Gizi dan Pengobatan.

Dengan masih terbatasnya jumlah sumber daya manusia baik dari aspek kuantitas maupun kualitasnya menjadi faktor kendala. Terintegrasinya upaya Program Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkemas) kedalam upaya kesehatan wajib maupun upaya pengembangan, diharapkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dapat lebih bermutu karena diberikan secara holistik dan komprehensif pada semua tingkat pencegahan.

“Ada 5 point yang perlu diperhatikan perawat kesehatan masyarakat yaitu untuk melaksanakan upaya kesehatan melalui Upaya Kesehatan Masya­rakat (UKM) dan Upaya Kesehatan Perseorangan (UKP). Dan Puskesmas harus menyelenggarakan Perkesmas di Wilayah Ker­ja Puskesmas, Kegiatan pelayanan Perkesmas meliputi pengelolaan Per­kesmas, asuhan keperawatan dan pembinaan teknis Perkesmas dan Pelayanan Perkesmas berorientasi pada proses pemecahan masalah atau “Proses Keperawatan” (nur­sing process) yang dimulai dari pengkajian keperawatan, diagnosa keperawatan, perenca­naan keperawatan, tindakan keperawatan dan evaluasi keperawatan,” ujarnya.

Selanjutnya pelayanan Per­kesmas diberikan dalam bentuk asuhan keperawatan dengan sasaran individu, keluarga, kelompok, dan masyarakat. Pelayanan Perkesmas dilaksanakan secara terpadu dan mendukung manajemen Pus­kesmas pelaksanaan Perkesmas diintegra­sikan dengan Program Indonesia Sehat dengan Pen­dekatan Keluarga dan program kesehatan lainnya.

Sementara itu, Kasi Pelayanan Kesehatan Indrayani, mengatakan pada pertemuan Perkesmas itu di­pe­roleh kesepakatan bersama fungsional perawat Kota Solok untuk menggunakan Permenpan Nomor 35 Tahun 2019 tentang jabatan fungsional perawat dimana 3 tahun setelah terbit. “Permenpan tersebut harus digunakan untuk mem­buat kredit point perawat,” tegasnya. (vko)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top