Menu

Tindaklanjuti Perda AKB Pemprov Sumbar, Pemkab Sikapi dengan Razia Masker

  Dibaca : 108 kali
Tindaklanjuti Perda AKB Pemprov Sumbar, Pemkab Sikapi dengan Razia Masker
Aswirman

SOLOK, METRO
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Solok mengimbau warga tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) di tengah pusaran pandemi Covid-19 saat ini. Hal itu juga menyikapi Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) yang diterbitkan Pemprov Sumbar, pada intinya, Perda AKB adalah mewajibkan masyarakat mengenakan masker.

Sekretaris daerah kabupaten (Sekdakab) Solok Aswirman mengatakan, razia masker tetap dilakukan di Kabupaten Solok. Pemkab melihat aktivitas masyarakat tidak bisa dibatasi. Masyarakat tetap dipersilahkan beraktivitas, namun tetap menjaga protokol kesehatan.

“Kita melihat obat virus Corona ini belum ditemukan. Karena itu, warga tetap dihimbau patuhi protokol kesehatan. Khususnya pengurus masjid, kita harapkan melakukan hal yang sama. Pengurus diminta menggulung tikar sementara waktu. Jamaah diminta membawa sajadah dari rumah. Kita minta hal ini mohon dipatuhi,” ujar Aswirman.

Aswirman menambahkan, Pemkab telah melakukan sosialisasi Perda AKB bersama Forkopimda. Untuk sanksi pelanggaran perda ini bertahap. Sanksi itu meliputi sanksi sosial, denda dan kurungan. “Hal itu merupakan bukti keseriusan menerapkan Perda AKB ini. Selama ini, Pemkab juga telah melaksanakan razia masker. Bahkan, TNI/Polri lebih dulu melakukan razia masker ini. Mereka melaksanakan saat akhir pekan dan menyisir tempat -tempat keramaian,” ungkap Aswirman.

Sesuai Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) itu, Satgas Covid-19 dari TNI-POLRI, dan Satpol PP memberi sanksi kepada para pelanggar yang terjaring razia, ada sanksi administratif berupa kerja sosial dengan memakai atribut rompi oranye Pelanggar Perda, apabila tidak mau maka ada opsi membayar denda.

“Kemudian, bila pelanggar sudah berkali-kali kedapatan oleh petugas, mereka akan diberi sanksi tindak pidana ringan berupa denda dan hukuman kurungan penjara. Catatan rekor pelanggar akan disimpan lewat aplikasi yang disediakan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat,” kata Aswirman.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Solok , Efriadi mengatakan, pelaksanaan razia gabungan antara tim operasi gabungan AKB Provinsi Sumbar bersama tim operasi gabungan AKB Kabupaten Solok yang digelar di depan masjid Islamic Center. 300 orang masyarakat kabupaten Solok terjaring dalam operasi yustisi Peraturan Daerah nomor 6 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) di wilayah Kabupaten Solok (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

<span class="blue2 bdrblue">Fanpage</span> <span class="red">Facebook<span>

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional