Menu

Tindak Lanjuti Peningkatan Kasus, Tim Satgas Covid-19 Gelar Rakor di kota Payakumbuh

  Dibaca : 75 kali
Tindak Lanjuti Peningkatan Kasus, Tim Satgas Covid-19 Gelar Rakor di kota Payakumbuh
Evaluasi penanganan covid-19 dan peningkatan kasus positif, tim Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 kota Payakumbuh gerak cepat dengan laksanakan rapat koordinasi (Rakor) yang digelar di ruang pertemuan Randang lantai II kantor walikota, Senin (2/8).

PAYAKUMBUH, METRO–Evaluasi penanganan covid-19 dan peningkatan kasus positif,  tim Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 kota Payakumbuh gerak cepat dengan laksanakan rapat koordinasi  (Rakor) yang digelar di ruang pertemuan Randang lantai II kantor walikota, Senin (2/8).

Rakor yang bertujuan untuk mengatur langkah strategis bagi tim satgas covid-19 kota Payakumbuh dalam penanganan covid-19 itu dihadiri oleh ketua satgas yang diwakili oleh sekretaris daerah Rida Ananda, Wakil ketua  satgas Kapolres Payakumbuh Alex Prawira, Dandim 0306/50 kota Ferry S. Lahe, dan dari tim ahli Kepala Kejari Payakumbuh Suwarsono, Ketua Pengadilan Negeri Payakumbuh yang diwakili Alfin Irvanda, Kadis Kesehatan Bakhrizal, Direktur Utama RS Adnaan WD Dr. Yanti, M. Ph, serta kepala OPD yang tergabung dalam tim satgas Covid-19 kota Payakumbuh.

Mewakili ketua tim Satgas COVID-19 kota Paya­kumbuh, Rida Ananda menyebut saat ini peningkatan kasus terus terjadi. Kota payakumbuh dalam Minggu ini berada pada Level 3 dan sudah terdapat dua kelurahan di beberapa RT yang zona merah, yaitu kelurahan Ibuh dan Kelurahan Payolansek. Untuk itu satgas covid-19 perlu membicarakan langkah strategis untuk antisipasi peningkatan kasus ini. Ucap Rida

Kapolres Payakumbuh Alex Prawira yang meru­pakan wakil ketua tim satgas covid-19 dalam kesem­patan Rakor berlangsung  menyampaikan bahwa satgas covid-19 perlu meningkatkan test swab/PCR secara simultan, bagi warga yang kontak erat ataupun yang tidak kontak erat.

Lebih lanjut Alex menyebut bahwa terdapat beberapa kelurahan yang sebelumnya zona orange dan sekarang sudah zona kuning, seperti kelurahan Tiakar. Akan tetapi satgas harus tetap intensifkan penegakan aturan di lapangan. “Saat ini pendisiplinan dan penegakan aturan kita sudah mulai kendor, kedepan ini akan kita perketat lagi,” tegas Alex.

Sementara Dandim 0306/50 kota Ferry S. Lahe dan kepala Kajari Payakumbuh Suwarsono kompak dalam penyampaiannya bahwa dalam mengantisipasi agar kota Payakumbuh tidak masuk dalam PPKM level 4, maka dalam penggunaan anggaran untuk penanganan covid-19 saat ini agar dapat lebih maksimal lagi.

Lebih lanjut, kepala dinas kesehatan Bakhrizal tidak lupa dalam kesempatan tersebut memaparkan data kondisi situasi perkembangan covid-19 yang terjadi di kota Payakumbuh.

“Jika penularan wabah covid-19 yang terjadi saat ini lebih banyak terjadi pada kluster keluarga, dan guna antisipasi lonjakan kasus, saat ini kita sedang menyiapkan Puskesmas Latina dan Puskesmas Ibuh untuk bisa digunakan sebagai rawatan pasien positif covid-19, nanti kita kaji dulu aturannya,” ucap dr. Bek

Direktur utama RS Adnaan WD Dr. Yanti pada kesempatan itu juga menyampaikan kondisi di RSUD dr. Adnaan wd beberapa hari belakangan ini memang terdapat lonjakan pasien covid-19 yang dirawat.

“Fasilitas tempat tidur kita bagi pasien positif saat ini masih cukup, namun kami telah antisipasi jika terjadi peningkatan kasus yang signifikan kedepannya. Tentu kita akan kaji bagaimana kemampuan nakes kita,” jelas dr. Yanti

Sebelum Rakor berakhir, ketua satgas menyam­paikan akan mengundang tokoh masyarakat dan pemuka agama guna bersama-sama dengan pemerin­tah melaksanakan penanggulangan covid-19 ini. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional