Menu

Timnas U-19 vs Hongkong, Rotasi Pemain

  Dibaca : 59 kali
Timnas U-19 vs Hongkong, Rotasi Pemain
KEMENANGAN PERDANA— Timnas U-19 Indonesia meraih kemenangan pertama atas Timor Leste dalam ajang babak kualifikasi grup K Piala Asia U-19 2020. Bertanding di Stadion Madya, Rabu (6/11) malam, Garuda Muda menang dengan skor 3-1. Hari ini, Garuda Muda akan menghadapi Hongkong.

Fakhri Husaini mungkin merotasi pemain saat Timnas Indonesia U-19 berhadapan dengan Hong Kong. Kebugaran pemain menjadi pertimbangan utama.

Indonesia berhasil mengalahkan 3-1 Timor Leste di laga Grup K Kualifikasi Piala Asia U-19, Rabu (6/11) malam WIB. Garuda Muda selanjutnya menjamu Hong Kong, Jumat (8/11), di Stadion Madya. Fajar Fathur Rachman membuka keunggulan Tim Merah Putih.

Timor Leste sempat menyamakan kedudukan 1-1 di awal babak kedua lewat penalti Mauzinho. Wasit menunjuk titik putih setelah Ernando melanggar Mauzinho. Garuda Muda kemudian memastikan kemenangan setelah Fajar dan David Maulana mampu menggetarkan gawang Timor Leste.

Tak ada waktu panjang istirahat untuk para kontestan. Satu hari jeda dimanfaatkan untuk latihan ringan sebelum bertanding lagi. Indonesia menggelar latihan di lapangan A, Senayan, Jakarta, Kamis (7/11) pagi WIB. Latihan yang dimulai pukul 08.00WIB, berlangsung sekitar satu jam.

”Saya akan melihat sejauh mana perkembangan terakhir, soal kebugaran mereka, kebutuhan taktikal, dari sana saya akan pilih siapa-siapa yang akan bermain untuk melawan Hong Kong,” kata Fakhri selepas latihan.

”Ada kesempatan pemain yang kemarin bermain atau bermain tetapi durasinya di bawah enam puluh menit. Ini latihan untuk adaptasi agar semua pemain di skuat ini kondisinya bisa tetap sama dan terjaga,” sambungnya.

Di sisi lain, Fakhri Husaini menyesalkan kesalahan Timnas Indonesia U-19 yang berakibat gol untuk Timor Leste U-19. Ia merasa timnya masih sering kebobolan dari bola mati.

Meski demikian, Fakhri cukup puas dengan penampilan timnya di laga ini. Namun pelatih 54 tahun ini menyayangkan Indonesia yang harus kebobolan dari Timor Leste lewat titik putih. Ia menilai gol tersebut tercipta akibat kesalahan yang dibuat oleh timnya.

”Selama 93 menit, mereka bermain cukup baik ya. Namun di menit 50, satu passing Ridho (Rizky Ridho) ke tengah menjadi bencana buat kami,” ujar Fakhri saat sesi jumpa pers usai laga.

”Artinya kesalahan pemain belakang punya andil dalam terciptanya gol balasan Timor Leste. Kemudian untuk penalti, ini kesekian kalinya kami kebobolan dengan set pieces penalti. Tidak ada pelatih yg berharap gol seperti itu akan terjadi. Ini karena kami tidak berada dalam tekanan mereka saat itu,” keluhnya.

Timnas Indonesia U-19 juga banyak membuang peluang kala menghadapi Timor Leste. Pelatih Fakhri Husaini menyebut masalah itu perlu penanganan khusus.

Meski demikian, Indonesia kerap mendapatkan banyak peluang emas yang gagal dikonversikan menjadi gol. Contohnya ketika sepakan jarak dekat Beckham Putra yang hanya membentur mistar, atau sundulan Amiruddin Bagus Kahfi yang juga menerpa tiang gawang.

Belum maksimalnya penyelesaian akhir para pemain di skuat Garuda Muda turut menjadi perhatian Fakhri. Masalah tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk timnya.

Apalagi di kualifikasi seperti ini, selisih gol adalah salah satu parameter penentu posisi akhir di klasemen. ”Beckham selama latihan finishing biasanya akurasinya cukup bagus, bahkan dalam beberapa uji coba juga. Malam ini saya kurang tahu kenapa dia gagal memanfaatkan peluang,” kata Fakhri.

”Memang tidak mudah bagi mereka di usia 18-19 tahun untuk bisa keluar dari tekanan. Tekanan lawan mungkin bisa mereka atasi, tetapi mungkin ada aspek-aspek lainnya yang menurut saya perlu ada penanganan tersendiri,” sambungnya.

Berkat kemenangan atas Timor Leste, Indonesia kini memuncaki klasemen Grup K dengan tiga angka. Mereka unggul dua poin dari Hongkong dan Korea Utara yang pada laga pembuka bermain imbang 1-1. (*/ren)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional