Menu

Tim Sosialisasi Perda AKB Provinsi Kunjungi Sijunjung, Pelanggar Prokes Terancam Sanksi

  Dibaca : 140 kali
Tim Sosialisasi Perda AKB Provinsi Kunjungi Sijunjung, Pelanggar Prokes Terancam Sanksi
SOSIALISASI— Tim gabungan sosialisasi pencegahan dan pengendalian Covid-19 tingkat provinsi dan kabupaten kunjungi pasar Gambok dan Lubuk Tarok di Sijunjung. 

SIJUNJUNG, METRO
Penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 perlu menjadi perhatian bagi masyarakat di Kabupaten Sijunjung. Selain untuk mencegah penyebaran virus corona, sangsi yang diberikan kepada pelanggar sesuai peraturan daerah adaptasi kebiasaan baru (Perda AKB) akan segera diterapkan. Pada Rabu (7/10), tim sosialisasi pencegahan dan pengendalian Covid-19 di tingkat Pemprov Sumbar menggelar sosialisasi peraturan daerah tersebut kepada masyarakat di Kabupaten Sijunjung.

Tim yang terdiri dari berbagai pihak dan instansi itu langsung turun ke sejumlah tempat keramaian seperti pasar Gambok, Kecamatan Koto VII dan Pasar Lubuk Tarok untuk memberikan sosialisasi penerapan Prokes dan Perda Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 di Sumbar.

Bukan hanya di Sijunjung, tim dari provinsi tersebut juga menggelar kegiatan yang sama diseluruh kabupaten/kota yang ada di Sumbar selama tiga hari kedepan, hingga nantinya Perda AKB pun diterapkan disetiap daerah.

Ketua Tim II Kapolda Sumatera Barat yang diwakili Kasubbid Bankum Kompol Elvira, serta didampingi  sejumlah OPD dari Provinsi dan Pemkab Sijunjung. Hingga personel dari TNI dan Polri pun dilibatkan untuk itu.

“Sosialisasi ini dilaksanakan guna meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat untuk mencegah penyebaran Covid-19, serta mendisiplinkan masyarakat dalam upaya mewujudkan kesadaran bersama,” tutur tim dari Provinsi Sumbar.

Selain mengharapkan kesadaran masyarakat, Perda AKB tersebut juga mengatur sangsi bagi pelanggar. “Untuk menerapkan ini kita perlu dukungan dari pemerintah kabupaten, kecamatan dan nagari serta seluruh masyarakat, niniak mamak, alim ulama dan tokoh masyarakat,” harapnya.

Selain sosialisasi langsung kepada masyarakat, tim gabungan tersebut juga membagikan masker gratis kepada masyarakat. “Selain sosialisasi kami juga membagikan masker secara gratis kepada masyarakat,” terangnya. Pihaknya menjelaskan, hadirnya Perda AKB sebagai pencegahan dan pengendalian Covid-19 untuk melindungi masyarakat. Hal ini merupakan solusi untuk menekan angka penularan virus corona di Sumbar.

Pihaknya berharap, dengan penerapan Perda AKB mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk penerapan Prokes, dengan menjaga jarak dan tidak membuat keramaian, membiasakan mencuci tangan dan memakai masker saat beraktifitas diluar rumah. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional