Close

Tim Identifikasi UMKM Sumbar, Produk Unggulan Limapuluh Kota Siap Bersaing

TINJAU STAND UMKM— Sekda Kota Payakumbuh mendampingi Ketua Dekranasda Sumbar meninjau produk UMKM Limapuluh Kota.

LIMAPULUH KOTA, METRO–Guna memastikan peningkatan kualitas dan kuantitas produksi UMKM sehingga dapat bersaing di tingkat nasional maupun internasio­nal, tim identifikasi UMKM Pro­vinsi Sumatera Barat (Sumbar) yang di­pimpin oleh Ketua Dekranasda Pro­vinsi Sumbar Harneli Mahyeldi di­dampingi oleh Kepala Dinas UMKM Sumbar Nazwir melaksanakan pe­ninjauan langsung terhadap puluhan produk unggulan UMKM yang ada di Limapuluh Kota pada Jumat (11/3).

Disambut oleh Sekretaris Dae­rah Widya Putra, Ketua Dekranasda Limapuluh Kota Nevi Safaruddin dan Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM Ayu Mitria Fadri, peninjauan tersebut dilaksa­nakan di Aula Kantor Bupati Lima­puluh Kota, Sarilamak.

Pada kesempatan ini, Harneli Mahyeldi memberikan apresiasi atas perkembangan luar biasa UMKM yang ada di Limapuluh Kota. Terlebih, saat ini ada tujuh UMKM Lima Puluh Kota yang ber­kesempatan mengikuti pameran pada event Moto GP yang diadakan di sirkuit Mandalika, Lombok. Se­terusnya, ia berharap kualitas dan kuantitas produk yang dihasilkan oleh pelaku usaha di Sumatera Ba­rat terkhusus Kabupaten Limapuluh Kota mengalami peningkatan setiap tahunnya.

Senada dengan itu, Ketua Dekranasda Limapuluh Kota, Nevy Safaruddin berharap dengan kunjungan tim identifikasi UMKM ini dapat mendongkrak kualitas hasil kerajinan masyarakat Lima Puluh Kota, sehingga akan bermuara dengan meningkatnya taraf ekonomi ma­syarakat. “Dekranasda Limapuluh Kota akan terus mengupayakan peluang kerjasama untuk me­ma­sar­kan produk UMKM di Limapuluh Kota,” ungkapnya.

Sementara itu dalam laporannya Ke­pala Dinas Perdakop UKM Ayu Mi­tria menuturkan, tim identifikasi pro­vinsi nantinya akan ikut serta me­mantau langsung tujuh produk UMKM Limapuluh Kota yang akan di­tampilkan pada Expo di Event Inter­nasional Moto GP 18-20 Maret 2022 nanti yang akan diselenggarakan di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Tujuh UMKM tersebut yaitu Rendang Amilia, Usaha Keri­pik Cikal, Rendang Kokoci, Rendang Telur Ghifari, Minuman Tradisional Kawa Naik Daun, Denai Coffee, dan Usaha Yogurt Mande Bagarak. (uus)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top