Menu

Tim Hukum Kominfoperhumas Somasi Media Online 

  Dibaca : 78 kali
Tim Hukum Kominfoperhumas Somasi Media Online 
JUMPA PERS—Kabag Kominfo perhumas Sawahlunto Wiza Andrita bersma Tim Advokatnya melakukan jumpa pers terkait somasi yang dilayangkan terhadap salah satu media online.

SAWAHLUNTO, METRO
Kabag Kominfoperhumas Sawahlunto Wiza Andrita gandeng Tim Advokatnya melakukan klarifikasi melalui jumpa pers dalam melakukan somasi Hukum terhadap oknum wartawan fajarsumbar.com berinisial “AS” yang telah menulis pemberitaan dimedia online yang hoax. Terkait tindak pidana pencemaran nama baik terhadap Pemko Sawahlunto secara umum dan terhadap pribadi Wiza Andrita, Selasa (12/1).

Tim kuasa hukum  dari Wiza Andrita dipimpin Zulhefrimen SH, Ahmad Zaky SH, Cory Amanda SH MH, Fadhillah Tsani SHI MSH, Sumardi SH, dalam hal ini mensomasi saudara “AS” telah melanggar UU No. 11 /2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) serta UU. No.40/1999 tentang Pers. Sebab pemberitaan yang telah dibuat “AS” telah membuat resah masyarakat Sawahlunto dan menjadikan keresahan secara sosial dan politik di kalangan masyarakat perantauan.

Menurut Tim Kuasa Hukum dari Wiza Andrita kliennya telah mendapatkan izin untuk mensomasi “AS” secara pribadi oleh Walikota dan Sekda Kota Sawahlunto. Sebab kliennya merasa menjadi korban dalam dugaan pidana pencemaran nama baik yang dimuat dalam berita media online , Jumat (8/1) dan pada Sabtu (9/1).

Menurut Fadhilah Tsani salah seorang tim kuasa hukum Wiza Andrita menyebutkan, sebelumnya  “AS” yang merupakan jurnalis dari media online telah membuat dua berita. Pertama berita, Jumat (8/1) dengan isi menyatakan bahwa ada seorang ASN yang diangkat dari staf menjadi eselon III pada 24 Januari 2020 yang menimbulkan rasa tidak adil dari ASN lainnya. Namun, berita tersebut tidak mempunyai narasumber yang jelas. Dan pada berita kedua, yang dilansir Sabtu (9/1), ”AS” menyebutkan nama lengkap Wiza Andrita telah diangkat menjadi Kabag Kominfoperhumas dari Staf Lembaga Penyiaran Publik Lokal (LPPL) Radio Sawahlunto FM dan menuai kontroversi di tengah-tengah PNS yang ada di Lingkungan Pemko Sawahlunto.

Berdasarkan berita yang tidak benar dan menyudutkan Wiza Andrita secara pribadi, maka diserahkan perkara tersebut kepada tim Advokatnya untuk somasi hukum yang terhitung, Selasa (12/1) sampai empat hari (4 X 24 jam ) semenjak surat ini dibuat dan telah diterima “AS”.

“Surat somasi hukum telah diterima istri “AS” pagi tadi dan “AS” berada di dalam rumahnya Selasa (12/01). Artinya “AS” telah mengetahui ketujuh isi dari Somasi Hukum yang telah kami layangkan. Bila tidak mengindahkan dari isi somasi hukum tersebut maka pihak dari Wiza Andrita akan melakukan gugatan ke Pengadilan Negeri Sawahlunto dalam bentuk gugatan perdata,” ujar Fadhillah Tsani.

Zulhefrimen menyampaikan, pihak Wiza Andrita sebagai kliennya saat ini menunggu itikad yang baik dari wartawan “AS” untuk menyelesaikan somasi hukum ini sesuai tujuh isi Somasi hukum tersebut. “ Kita harapkan segera “AS” menemui Wiza Andrita sebab secara pertemanan dan kemitraan mereka saling kenal mengenal,” ujar Zulhefrimen. (cr2)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional