Menu

Tim Gegana Musnahkan Granat dan Peluru Meriam

  Dibaca : 73 kali
Tim Gegana Musnahkan Granat dan Peluru Meriam
AMANKAN GRANAT— Tim Gegana Satbrimob Polda Sumbar mengamankan granat dan peluru meriam temuan. (endo/posmetro)

SIJUNJUNG, METRO – Pascaditemukan di kawasan permukiman masyarakat, granat nanas dan peluru meriam yang sempat diamankan Polres Sijunjung, diserahkan kepada Tim Gegana Satuan Brimob Polda Sumbar untuk dimusnahkan. Pasalnya, benda temuan berbahaya itu diduga masih aktif dan sangat rawan meledak.

Sebagai tindak lanjut dan sesuai standar operasional prosedur tindakan yang diambil, dengan menyerahkan benda tersebut untuk pemusnahan. Serah terima benda mudah meledak itu disaksikan oleh

Wakapolres Sijunjung Kompol Suyanto, mengatakan sesuai standar operasional prosedur, memang semua benda temuan yang rawan meledak atau yang memiliki bahan peledak, diserahkan ke Gegana. Kedua barang yang mudah meledak tersebut diduga peninggalan masa perperangan zaman Belanda.

“Keduanya ditemukan oleh warga di kawasan pemukiman, kemudian diamankan oleh anggota,” ungkap Suyanto, Jumat (20/9) usai penyerahan barang bukti temuan tersebut.

Granat nanas ditemukan di Lubuk Tarok oleh warga saat membersihkan sampah di belakang pemukimannya pada 3 Agustus 2019 lalu. Sementara peluru meriam ditemukan di Batu Manjulur pada 10 September 2019 saat warga hendak menggali pondasi rumah.

“Kami mengapresiasi masyarakat yang menemukan telah proaktif untuk melaporkan ke petugas. Itu sebagai bentuk tindakan pencegahan terjadinya hal yang tidak diinginkan dan menyebabkan korban jiwa,” kata Suyanto.

Sementara itu, Kasat Shabara Polres Sijunjung Iptu Asril menghimbau kepada masyarakat, jika menemukan benda-benda mencurigakan seperti granat, peluru meriam maupun mortir dan sebagainya agar segera melapor ke Babinkamtibmas dan Babinsa terdekat.

“Di wilayah Sijunjung masih banyak potensi ditemukan benda-benda yang mudah meledak seperti ini,” kata Asril.

Kanit I Jibom Gegana Satbrimobda Sumbar, Iptu Sukarmono menjelaskan, kedua bahan peledak tersebut dalam kondisi berkarat namun masih aktif dan dapat menimbulkan ledakan yang bisa menyebabkan korban jiwa.

“Bahan peledak ini akan dibawa ke Satbrimob Polda Sumbar dengan cara dibungkus dengan bom blanket. Penanganan selanjutnya disebut disposal atau dengan cara diledakkan nantinya,” kata Sukarmono. (ndo)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional