Menu

Tim Gabungan Kodim 0311/Pessel, Lakukan Pemadaman Api

  Dibaca : 54 kali
Tim Gabungan Kodim 0311/Pessel, Lakukan Pemadaman Api
BERJIBAKU PADAMKAN API— Tim gabungan Kodim 0311/Pessel berjibaku memadamkan api yang membakar sekitar 50 hektare HPK. (ist)

PESSEL, METRO – Upaya memadamkan api yang membakar sekitar 50 hektare kawasan hutan produksi konversi (HPK) di Kabupaten Pesisir Selatan, dilaporkan terbakar, disikapi dengan cepat oleh tim gabungan Kopdim 0311/Pessel. Kebakaran lahan HPK itu diketahui, saat jajaran Komando Distrik Militer 0311 Pesisir Selatan, melakukan pemantauan terkait dengan kebakaran hutan dan lahan yang terpantau melalui aplikasi LAPAN Fire Hotspot, Sabtu siang (10/8).

Dari aplikasi LAPAN fire hotspot, titik api itu terpantau ke arah Pinang Sebatang areal kawasan HPK yang terletak di perbatasan antara Kecamatan Lunang dan BAB Tapan. Hingga kini, belum diketahui penyebab terbakarnya kawasan HPK itu.

Meski saat ini masih dalam tahap penyelidikan, namun diduga kuat ada unsur kesengajaan. Jajaran Komando Distrik Militer 0311 Pesisir Selatan menemukan fakta, kalau ada peralihan lahan yang sebelumnya terdapat tanaman pakis, menjadi lahan perkebunan talas. Lahan HPK yang terbakar itu saat ini digarap oleh sejumlah warga Nagari Sungai Serik, Kecamatan Silaut yang tergabung dalam kelompok Tani Bina Mandiri.

”Indikasi dibakar iya. Awalnya tanaman pakis, kemudian diracun dan terus mengering. Pakis itu dibakar untuk lahan. Sekarang banyak ditanami pohon talas,” kata Dandim 0311 Pesisir Selatan, Letkol Kav Edwin Dwiguspana didampingi Kadisepan Korem Mayor Inf Daulay.

Dikatakan Edwin, saat terpantau adanya titik api melalui aplikasi LAPAN fire hotspot itu, pihaknya bersama dengan Kepolisian dan BPBD Pesisir Selatan bergerak menuju lokasi. Tim yang tiba dilokasi yang dituju, menemukan titik api. Meski dihiasi kabut asap yang cukup tebal, namun tim berusaha melakukan upaya pemadaman semampunya.

”Saat tiba di lokasi, titik api kita temukan. Lahan yang terbakar merupakan lahan gambut. Akses jalan masuk menuju lokasi yang terbakar sangat sulit dilewati. Meski demikian, kita tetap lakukan upaya pemadaman semampunya. Saat ini masih terlihat beberapa titik asap dan tidak terlalu tebal,” ujar Edwin Dwigusana.

Menurut keterangan saksi diperoleh di lapangan kata Edwin, titik api mulai terlihat sejak hari Selasa, 6 Agustus. Namun demikian,saksi-saki yang dimintai keterangan itu tidak mengetahui dari mana asal mula api.

”Ada tiga saksi yang sudah dimintai keterangan. Semua saksi itu dari kelompok tani Bina Mandiri. Namun, mereka mengaku tidak mengetahui dari mana asal mula api tersebut. Untuk proses penyelidikan saat ini dilakukan oleh jajaran Polres Pesisir Selatan dan Polsek Lunang,” sebutnya. (ped/rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional