Menu

Tim Baharkam Polri Kunjungi Posko Terpadu PPKM di Kelurahan Mato Aia, Kecamatan Padang Selatan

  Dibaca : 39 kali
Tim Baharkam Polri Kunjungi Posko Terpadu PPKM di Kelurahan Mato Aia, Kecamatan Padang Selatan
FOTO BERSAMA— Tim Korbinmas Baharkam Polri foto bersama saat mengunjungi Posko Terpadu PPKM Skala Mikro di Kelurahan Mato Aia, Selasa (8/6) lalu.

MATO AIA, METRO–Tim Korbinmas Bahar­kam Polri mengunjungi Posko Terpadu PPKM (Pem­batasan Pemberlakuan Ke­giatan Masyarakat) Skala Mikro di Kelurahan Mato Aia, Kecamatan Padang Selatan, Selasa (8/6) lalu.

“Melalui kunjungan ini, bersama kita wujudkan harkamtibmas dan ber­sama kita cegah penye­beaan Covid-19 di ling­kungan kita,” ungkap Ka­sub­dit Bhabin­kamtibmas Kor­bin­mas Baharkam Pol­ri, Kombes Pol. Nasrun Fahmi, yang juga sekaligus meninjau tempat isolasi mandiri dan Posko Kongsi Covid-19.

Hadir dalam kunjungan tersebut, Kapolresta Pa­dang, Kombes Pol Imran Amir, S.I.K., M.H., beserta jajaran, Kapolsek Padang Selatan, AKP Purwanto, Camat Padang Selatan, Teddy Antonius, Lurah se-Kecamatan Padang Sela­tan, Bhabinkamtibmas Ke­lu­rahan Mato Aia, Aipda No­fri, SH, Babinsa, Pim­pinan Puskemas Rawang, LPM, Tokoh Masyarakat, RT, RW, Satgas Covid-19, Bundo Kandung.

Bhabinkamtibmas Kelu­rahan Mato Aia, Aipda Nofri, SH  mengatakan, untuk penanganan Covid-19 pihaknya bersinergi dengan empat pilar. Yaitu, Bhabinkamtibmas, Lurah, Babinsa dan LPM. Dengan sinergi yang terbangun maka sekarang terbentuk Posko Terpadu PPKM Ke­lurahan. Di mana tugas dan fungsi Posko Terpadu PPKM ini untuk menekan, mengantisipasi penye­ba­ran dan juga  per­kem­ba­ngan kasus Covid- 19.

Posko Terpadu PPKM di tingkat RW ada namanya Kongsi Covid-19. “Kita se­lalu berkomunikasi, kerja­sama dengan semua pihak. Informasi yang kita dapat kita teruskan ke Posko Ter­padu PPKM. Di posko itu ada Satgas Pencegahan, Satgas Penanganan, Sat­gas Pem­binaan. Bersama tim satgas pendukung di situ kita ber­kolaborasi agar Kelurahan Mata Air ini bisa jadi Zero Covid- 19,” te­rang­nya.

Untuk itu ada beberapa fasilitas yang disiapkan untuk mengatasipasi me­ning­katnya kasus Covid-19. Di mana ada tiga tempat  untuk isolasi mandiri  de­ngan 10 tempat tidur be­serta petugas.

Lurah Mato Aia, Betty Ernita menambahkan, un­tuk isolasi mandiri, ada tiga tempat dengan lokasi per­tama di Kantor Lurah Mato Aia, kedua di bekas Kantor Lurah yang lama, ketiga di Pustu. Untuk penangan Covid-19 semua elemen terlibat dengan peran ma­sing-masing.

Camat Padang Selatan, Teddy Antonius menga­ta­kan, saat ini Lurah, Bhabin­kamtibmas, Ba­bin­sa, LPM, RT, RW, Satgas, war­ga ber­sinergi agar Co­vid-19 ini tidak bisa ber­kem­bang di Kelurahan Ma­ta Air. Saat ini dari  pe­merintahan pu­sat mem­punyai banyak kegiatan program dan ke­bi­jakan kepada pe­merintah da­erah. “Kepada warga agar dapat terlibat aktif lang­sung dalam pengu­rangan dan menghilangan penye­baran Covid-19,” harap­nya.

Kota Padang telah me­ne­rapkan Perda Nomor 1 tahun 2021 tentang Adap­tasi Kebiasaan Baru,. Ke­mu­dian didukung Surat Eda­ran (SE) Wali Kota Pa­dang terkait pembatasan terhadap aktifitas warga.

“Kami cukup bangga sekali dengan Bapak Kapol­resta Padang dan jajaran dengan telah melakukan penegakan disiplin pro­tokol kesehatan Covid-19. Di Padang Selatan telah menerapkan Posko PPKM Mikro berbasis RT dan RW. Dari 12 Kelurahan se-Keca­matan Padang Selatan, ada lima kelurahan yang masuk zona hijau.

Kombes Pol. Nasrun Fahmi, meminta warga untuk menerapkan PPKM Mikro agar pedomani In­struk­si Mendagri Nomor 12 Tahun 2021. Untuk zona kuning tetap ada pemba­tasan yang dilakukan dan PPKM Mikro harus dilak­sanakan.

Beban PPKM Mikro ada di Kelurahan dan RT RW harus diberdayakan. Ka­rena RT yang bisa menge­tahui persis kondisi war­ganya.Apabila ternyata ada warganya yang postif Co­vid-19 bisa mengetahui lebih cepat dan langkah se­lan­jutnya bisa mela­ku­kan ka­rang­tina, penyel­usu­ran kon­tak dengan orang lain satu minggu sebe­lumnya. “Sia­pa-siapa saja kontak erat, peran dari Bha­bin­kam­­tib­mas, Ba­bin­sa, Sat­gas, Lin­mas atau Satpol PP di­per­lu­kan sekali. Kepada Camat un­­tuk betul- betul mem­per­ha­tikan da­erah­nya,” te­gas­nya.

Nasrun Fahmi juga me­ne­gaskan, untuk zona ku­ning bisa melaksanakan pesta pernikahan (baralek) tetapi tidak boleh ramai. Jaga jarak, terapkan pro­tokol kesehatan.

Untuk daerah zona me­rah bagi wilayah RT disa­ran­kan untuk lockdown. Di mana keluar masuk warga dibatasi. Sedangkan untuk penanganan Covid-19 ini se­muanya tidak boleh acuh.­ “Mudahmudahan di K­e­camatan Padang Sela­tan dari zona kuning men­jadi zona hijau dan PPKM Skala Mikro ditata ulang lagi. Yang belum aktif di­aktifkan kembali demi ke­pentingan masyarakat ba­nyak,” harapnya. (fan)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional