Menu

Tikam Perut Korban Malah Kena Paha, Pria Warga Desa Apar Diciduk saat Pulang ke Rumah

  Dibaca : 192 kali
Tikam Perut Korban Malah Kena Paha, Pria Warga Desa Apar Diciduk saat Pulang ke Rumah
PERCOBAAN PEMBUNUHAN—Pelaku berinisial A (40) yang melakukan percobaan pembunuhan diamankan jajaran Polsek Pariaman di kediamannya di Desa Apar.

PARIAMAN, METRO
Sempat kabur, jajaran Polsek Pariaman menangkap seorang pria berinisial A (40) yang terlibat dalam kasus percobaan pembunuhan. Pelaku diketahui melakukan penikaman terhadap korbannya di Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara pada Minggu (17/1).

Meski pelaku sempat kabur ke Pasaman usai menikam korban, Selasa (19/1), pelaku kembali ke kediamannya di Desa Apar untuk menemui istri dan anaknya. Saat itulah, petugas langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Kapolsek Pariaman AKP Irwandi mengatakan, motif tersangka yaitu sakit hati, lalu ia membawa pisau dengan sasarannya menusuk perut korban, tetapu ketika melayangkan pisau untuk menikam perut, malah yang terkena paha korban.

“Setelah menusuk korban tersangka langsung melarikan diri ke Pasaman namun tujuan pelariannya sudah diketahui. Ketika akan melakukan penangkapan, tersangka ternyata kembali ke Desa Apar, Kecamatan Pariaman Utara menemui anak dan istrinya. Kami langsung mendatangi rumahnya dan melakukan penangkapan,” ungkap AKP Irwandi.

AKP Irwandi menjelaskan, penangkapan tersangka terjadi Selasa (19/1) sekitar pukul 10.00 WIB yang diwarnai perlawanan dari A. Meskipun saat penangkapan tersangka berupaya melawan, pihaknya berhasil menangkap dan membawanya ke Polek untuk menjalani proses hukum atas perbuatannya.

“Dari hasil pemeriksaan, A pernah ditangkap di Pekanbaru beberapa kali karena kasus yang berbeda. Meskipun A menyatakan bahwa tindakan yang dilakukannya karena unsur sakit hati namun hingga sekarang dirinya tidak menyebutkan secara rinci apa penyebab sakit hati itu terjadi,” kata AKP Irwandi.

Akibat perbuatannya, dijelaskan AKP Irwandi, sekarang korban sedang menjalani rawat jalan di rumah sakit setempat. ”Sementara pelaku diterapkan 351 KUHP dengan ancaman hukuman lima tahun penjara,” pungkasnya. (z)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional