Menu

Tiga Perampok Sadis Asal Solok Dibekuk

  Dibaca : 2258 kali
Tiga Perampok Sadis Asal Solok Dibekuk
Pelaku Rampok Juragan Pupuk saat diamankan petugas

Dua dari tiga perampok juragan pupuk berhasil dibekuk aparat Satreskrim dan Satintelkam Polres Solok Arosuka, Selasa (2/2). Sementara satu pelaku lainnya masih diburu aparat.

SOLOK, METRO–Empat hari diburu, tiga dari empat perampok juragan pupuk di Alahanpanjang, Kabupaten Solok, diringkus aparat Satreskrim dan Satintelkam Polres Solok Arosuka, Selasa (2/2). Satu pelaku dibekuk saat bersembunyi di kawasan hutan, sementara 2 pelaku lainnya diamankan saat bersembunyi di rumah.

Keberadaan Sandi (28), warga Bukit Canang, Nagari Alahanpanjang, diketahui aparat setelah melakukan pencarian selama empat hari. Berdasar informasi dari saksi-saksi dan rekaman CCTV rumah korban, Syahrial (50), polisi berhasil menggambar wajah pelaku.

”Satu pelaku bersembunyi diladang miliki masyarakat. Sebelumnya, Sandi bersembunyi selama 2 hari di dalam hutan, dan akhirnya keluar. Untuk memantau situasi, pelaku sengaja berdiam di dalam semak-semak dekat peladangan masyarakat tidak jauh dari bibir hutan,” ungkap Kapolres Arosuka Solok AKBP Reh Ngenana didampingi Kasat Intel Iptu Sosmedya dan Kasat Reskrim AKP Budi Satria.

Saat itulah keberadaan pelaku berhasil diciduk. Pelaku langsung dibekuk. Dari pengakuan pelaku Sandi, pemuda ini menyebut dua rekannya bernama Jendri (28), warga Taratak Baru, Nagari Alahanpanjang dan ýJal (23), asal Palembang. Sementara satu pelaku lain berinisial (AN), asal Palembang.

Kapolres mengungkapkan, selain aparat kepolisian, masyarakat Alahanpanjang juga sangat membantu petugas dalam melakukan penyergapan pelaku. Tersangka Sandi ditangkap di Bukikrompong, Nagari Alahanpanjang sekitar pukul 08.00 WIB.

”Dia diciduk saat duduk di kawasan semak-semak. Sandi ini mengaku kelelahan karena 2 hari bersembunyi di hutan. Masyarakat sudah banyak memberi informasi dan kita sudah mengintai keberadaan tersangka sejak Senin (1/2) malam,” ujarnya.

Sementara itu, hasil pemeriksaan penyidik terhadap Sandi, diketahui jika komplotan rampok ini sudah mengintai gerak gerik korban selama empat hari. Pelaku mencatat apa saja kegiatan korban setiap hari, kapan keluar rumah, dan pulang.

Ketika merasa waktu tepat untuk melancarkan aksinya, kawanan ini langsung mendatangi rumah korban. Dengan modus pura-pura bertamu ke rumah juragan pupuk, ternyata aksi pelaku terbilang berjalan mulus.

Bahkan, pelaku sempat ngobrol dengan korban. Untuk melumpuhkan korban, pelaku langsung menghantam bagian kepala korban dengan sepotong kayu yang telah disiapkan. Karena korban masih melawan sebilah pisau dapurpun ditancapkan pelaku kebagian dada korban.

Berhasil menggasak uang milik korban didalam kamar, kawanan pelaku ini langsung kabur. Naas sebelum kabur, pelaku berpapasan dengan salah seorang famili korban di TKP. Sialnya lagi pelaku juga tidak sadar kalau aksinya juga terekam cctv yang terpasang dirumah korban.

”Setelah tiga pelaku diringkus, sekarang petugas masih memburu satu orang lagi, benisial AN. Kita yakin pelaku sebentar lagi ditangkap, karena semua informasi sudah didapat,” ungkap AKBP Reh Ngengana. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional