Close

Tiga Pembina Silaturahmi dengan Pengurus Koperbam, KSOP: Jangan Mau Diadu Domba, Tunjukkan Profesionalisme

SAMBUTAN— KSOP Telukbayur Wigyo didampingi Ketua Koperbam Chandra saat berikan sambutan dalam acara silaturahmi, Rabu (27/8).

PADANG, METRO–Ko-perasi Tenaga Kerja Bongkar Muat (Koperbam) Teluk Ba-yur merupakan salah satu lembaga terpenting di Pela-buhan Teluk Bayur Padang. Hal itu karena tugas uta-manya adalah melakukan kegiatan bongkar muat ba-rang dari dermaga ke kapal dan dari kapal ke dermaga.

Untuk itu dibutuhkan keterampilan dan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal dapat bersaing, Yang lebih pentingnya a­dalah mematuhi semua aturan yang berlaku dalam menjalankan operasionalnya.

Dengan catatan, ja­ng­an mau diadu domba de­ngan pihak lain, kuatkan persatuan,” ungkap Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Teluk Ba­yur, Wigyo, ketika dialog dengan para Kepala Regu Kerja (KRK) dihadiri langsung Ketua Koperbam Telukbayur Chandra, Sekretaris Nursal Uce, M, SH, Bendahara Usman Z dan Ketua BP Paiman di ruang pertemuan Koperbam, Ra­bu (27/10), kemarin.

Disampaikan Wigyo di­dampingi Kasa Lalala Joni Akhyar, bahwa Koperbam mampu mem-be-rikan pelayanan terbaik, akan berdampak pada kelancaran arus barang di pelabuhan yang secara oto-matis ikut memuluskan ke-giatan e­konomi Sumbar.

“Yang jelas, profesio­nalisme kinerja lebih di­tingkatkan lagi, efisien pekerjaan demi mempelancara kesejahteraan sangat dibutuhkan bagi anggota Koperbam. Tapi saya yakin pengurus Koperbam Telukbayur sudah melakukan hal yang terbaik untuk ang­­gotanya itu,” terang Wigyo.

 Sementara itu Ketua Koperbam Telukabyur Cha­n­­dra didepan tiga Pem­­bina dari KSOP, Diskop dan Disnaker me­nga­ku bahwa pihaknya sa­ngat mendambakan pem­bina­an.

Kami dambakan pembinaan dari pembina untuk memotivasi kinerja. Pembinaan yang baik akan lebih memperlamcar  kinerja.

Untuk  mendapatkan anggota yang handal, pihaknya telah melalui ber­bagai persyaratan yang ditentukan. Baik registrasi ulang, mematuhi aturan yang berlaku dalam beraktivitas, kelengkapan bekerja  hingga persiapan untuk Diklat  yang direncanakan dalam waktu dekat ini.

 Demi meningkatkan pro-duktivitasnya, harus di-ba-rengi peningkatan kese-jahteraan atau ke-seim-ba-ngan antara hak dan kewa-jiban. Untuk itu, pengurus terus berusaha me-ning-kat-kan kesejahteraan ang­gota.

“Semua anggota kami asu-ransikan, meliputi ja-mi-nan ha-ri tua, kecelakaan kerja, ja-minan kematian dan ja-minan pemeliharaan kese-hatan di BP-JS. Dana premi asuransi un-tuk anggota setiap bu-lan rata-rata Rp188 juta yang harus dibayar,” tegas Chan­dra.

Untuk kesehatan, kami bekerjsama dengan tiga Puskesma di Kecamatan Padang Selatan, yakni Pus­kesmas Gaung, Mata Air dan Seberang Padang.

Sedangkan untuk mem­persiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal, ujar  Chandra yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Inkop Primer Indionesia ini, sudah mempersiapkan sebanyak 80 orang anggota yang akan masuk diklat.  “Kami masih menunggu jawaban dari pusat untuk ini. Kami berharap secepatnya Diklat ini berlangsung,” tandas Chandra. (ped)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top