Menu

Tiga KWT Nagari Koto Baru Dikukuhkan

  Dibaca : 233 kali
Tiga KWT Nagari Koto Baru Dikukuhkan
DIKUKUHKAN— Pengukuhan tiga Kelompok Wanita Tani (KWT) di Jorong Giri Maju Pasbar yang dihadiri tiga dinas terkait.

Pemkab Pasbar, melalui Dinas Tanaman Pangan, Dinas Pertanian  serta Dinas Koperasi dan UMKM Pasbar mengukuhkan . Tiga Kelompok Tani Wanita (KWT) di kejorongan Giri Maju Nagari Koto Baru Kecamatan Luhak Nan Duo Kabupaten Pasbar kemarin. Acara pengukuhan tiga KWT  yakni, KWT Jasa Bunda, KWT Dahlia dan KWT Seroja tersebut diawali dengan sambutan dari  Kepala Jorong Giri Maju, Edesman.

Edesman mengtakan, KWT tersebut merupakan KWT pemula ,di Kejorongan Giri Maju, karena baru berdiri beberapa bulan ini, meskipun sudah banyak kegiatan ataupun produk yang dilaksanakan sejak berdirinya. Namun ia berharap agar dinas terkait tetap memberikan pembinaan dan pelatihan terhadap Kelompok Wanita Tani yang ada di Giri Maju.

Setelah sambutan dari Kepala Jorong Giri Maju dilanjutkan dengan laporan dari perwakilan tiga KWT yang disampaikan oleh Sekretaris KWT Seroja, Ade Krisanti. Ade menjelaskan produk yang dihasilkan ke tiga KWT tersebut memang belum apa-apa, apalagi sampai memiliki produk unggulan, sebab usia terbentuknya ketiga KWT ini masih baru atau baru seumur jagung. Namun berkat adanya koordinasi dan arahan serta pembinaan secara rutin dari Kepala BPP Kecamatan Luhak Nan Duo melalui Bapak Syahrial Hanafi Sp. makanya semangat ketiga KWT bersama seluruh anggotanya semakin meningkat.

Walaupun terbentuknya KWT diawali dari kegiatan sederhana seperti diskusi dan Goro dengan tetap mendapat pendampingan dari BPP. Kini tentu dengan hadirnya empat dinas terkait sekaligus ke Giri Maju tentu merupakan angin segar bagi anggota di tiga KWT ini. “Harapan kita, bukan saja bagai mana menanam sayur organik dan perawatannya, tanpa pestisida, tentu melalui tanaman sayur-sayuran dan tanaman muda lainnya dengan tidak menggunakan pestisida, ke depan kita berharap setiap dinas akan memberi KWT bimbingan dan pelatihan tentang peningkatan produksi, melalui produk -produk olahan pangan dengan kemasan dan promosi pemasaran serta pembukuan yang baik,” harap Ade.

Seluruh anggota dari KWT Jasa Bunda, KWT Dahlia dan KWT Seroja ke depan berharap akan terus mendapat pembinaan dan pelatihan dari masing-masing Dinas yang hadir di Giri Maju hari ini, sesuai dengan bidang kedinasan masing-masing, hingga kehadiran empat Dinas ini bermanfaat bagi Kelompok Wanita Tani Giri Maju dalam menambah dan meningkatkan ekonomi keluarga khususnya dan masyarakat Giri Maju pada umumnya, terutama dimasa kondisi Covid-19 yang sedang melanda kita semua saat ini. “Sebab dengan adanya perhatian serius dari dinas terkait, terutama dalam pembinaan dan pelatihan maupun bantuan melalui UMKM  KWT di Giri Maju akan menjadi organisasi unggulan Luhak Nan Duo,”ujarnya.

Kadis Pertanian Sukarli mengatakan, produk dari KWT harus mampu bersinergi dengan semua pihak, hingga keikutsertaan seluruh elemen dalam melaksanakan kegiatan pembinaan dan penyuluhan ke kelompok wanita tani di Giri Maju akan benar dirasakan keberadaannya masyarakat. Dikatakan Sukarli, bukan saja koordinator BPP yang ada di Nagari Koto Baru yang akan terus berperan aktif membantu Dinas Pertanian untuk menjaga ketahanan pangan dengan memberikan penyuluhan membentuk kelompok di masyarakat. Tapi semua kelembagaan yang ada di pemerintahan Pasbar terkait dengan kelangsungan kegiatan KWT kedepannya akan tetap bertanggung jawab sesuai peran dan fungsinya.

Sukarli  meminta, agar semua KWT di Giri Maju segera mendaftarkan keberadaan kelompok baik ke Pemkab Pasbar juga ke web Simluhtan, hingga pembuatan program kerja ke depan semua kegiatan pada KWT lebih terkonsep. Ditambahkanpembentukan KWT untuk mewadahi kegiatan ibu-ibu di sekitarnya hingga kegiatan rutin yang sudah dilakukan KWT. Dibentuknya KWT adalah untuk meningkatkan rasa kebersamaan serta memajukan kelompok dalam peningkatan ekonomi hingga muaranya nanti akan sangat membantu dalam pembangunan Giri Maju yang lebih maju.

Dinas Koperasi dan UKM, Rafaan mengatakan, dinas juga memiliki bidang –  bidang promosi sesuai dengan program yand ada, di mana Dinas Koperasi tentunya ,akan siap bukan saja memasarkan hasil KWT  yang berbentuk produk makanan yang siap di pasarkan. Tapi siap membimbing dan , memberi pelatihan dan membantu atau mendampingi bagaimana mempromosikan produk-produk, baik secara offline maupun juga secara online. “Pelatihan dan bimbingan bagaimana memasarkan produk, menggunakan media sosial toko online dan media lainnya, termasuk tentang mutu dan kemasan,” ujar Rafaan. (end)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional