Menu

Tiga Kendaraan Dihantam Longsor, Jalan Sumbar-Riau Lumpuh 6 Jam

  Dibaca : 774 kali
Tiga Kendaraan Dihantam Longsor, Jalan Sumbar-Riau Lumpuh 6 Jam
AKSES LUMPUH— Longsor di KM 160 Jalan Nasional Sumbar-Riau menghantam tiga kendaraan yang mengakibatkan akses jalan lumpuh hingga proses pembersihan selesai.

LIMAPULUH KOTA, METRO – Dua truk dan satu mobil minibus berpenumpang yang sedang mengantri lantaran macet akibat ada longsor, malah dihantam tanah longsor di Kilometer 160 jalan Nasional Sumbar-Riau di Jorong Simpang Tiga, Nagari Koto Alam, Kecamatan Pangkalan Koto Baru, Selasa (10/12) sekitar pukul 04.30 WIB. Akibatnya, akses jalan Sumbar-Riau lumpuh total beberapa jam dan ribuan kendaraan terjebak macet hingga puluhan kilometer.

Kendaraan yang diseret dan tertimbun longsor merupakan truk Fuso, truk Colt Diesel dan mobil travel Suzuki AVP. Dua dari lima orang penumpang travel minibus APV terpaksa dievakuasi untuk mendapatkan pertolongan medis ke Puskesmas Tanjungpati, Kecamatan Harau, akibat trauma. Sedangkan sopir Truk Call Disel hanya mengalami memar dibagian pipi sebelah kanan. Sementara sopir Fuso tidak apa-apa.

“Tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material karena kendaraan itu rusak dihantam longsor. Memang, tadi ada dua orang penumpang yang trauma dan sudah diberikan perawatan di Puskesmas. Longsor ini menyebabkan akses jalan lumpuh total,” kata Kapolres Limapuluh Kota AKBP Sri Wibowo melalui Kanit Turjawali Ipda Apriman Sural yang melakukan pengaturan kenderaan di lokasi kejadian.

Ipda Apriman Sural menambahkan, tiga kendaraan yang dihantam tanah longsor sedang antrian karena ada beberapa titik longsor juga yang terjadi di sana.Saat menunggu antrian itu terjadi longsor lebih besar dan menghantam tiga kendaraan tersebut yang mengakibatkan terseret hingga ke tepi jurang dan tertimbun.

“Sebelum longsor di kilometer 160 terjadi, longsor juga menimbun badan jalan kilometer 164 yang terjadi Senin (9/12) sekitar pukul 19.00 WIB yang menimbun menimbun sebahagian badan jalan sepanjang 8 meter dan tinggi 5 meter. Longsor di titik ini masih bisa dilalui kendaraan tapi sistem buka tutup,” ungkap Ipda Apriman.

Setelah dilakukan pembersihan materil longsor menggunakan alat berat, sekira pukul 21.30 WIB, arus lalu lintas kembali normal. Namun sekitar pukul 23.00 WIB, terjadi Longsor di KM 156 yang menimbun badan jalan sepanjang 7 meter dengan ketinggian material tanah 5 meter. Setelah pembersihan dengan alat berat, jalan kembali normal.

“Tepat pukul 02.00 WIB, longsor kembali terjadi di KM 158 dan menimbun badan jalan sekitar sepanjang 7 meter dan tinggi 4 meter. Arus lalu lintas kembali normal pukul 04.00 WIB. Akses jalan di lokasi berulang kali tersendat akibat tanah longsor,” ujar Ipda Apriman.

Setelah longsor di KM 158, tiba-tiba longsor yang lebih besar lagi terjadi di KM 160 yang menimbun badan jalan sepanjang 50 meter dengan ketinggian 2 meter. Bahkan, longsor juga menimbun tiga kendaraan. Pada titik tersebut, akses jalan tertutup total dan tidak bisa dilalui kendaraan sehingga kendaraan terpaksa menunggu beberapa jam selama proses pembersihan.

“Akses jalan lumpuh sampai pukul 10.00 WIB. Setelan pembersihan dan evakuasi dua truk dan mobil minibus, akses jalan kembali normal sekitar pukul 10.00 WIB. Memang akibat tertutupnya akses jalan kemacetan panjang tidak bisa dielakan dari dua arah,” ungkapnya.

Sementara itu, Wali Nagari Koto Alam Abdul Malik menuturkan, akibat hujan deras yang mengguyur sepanjang Senin (9/12) sampai dinihari mengakibatkan longsor dibeberapa titik di sepanjang jalan Nasional Sumbar-Riau di wilayah Nagari Koto Alam.

“Akibat hujan deras yang terjadi sejak malam, mengakibatkan ada beberapa titik longsor di jalan Sumbar-Riau. Yang paling parah, longsor di KM 160. Memang, musim penghujan jalan Nasional Sumbar-Riau rawan terjadi longsor dan jalan terban serta pohon tumbang. Untuk itu dia meminta agar masyarakat pengguna jalan tetap berhati-hati,” pungkasnya. (us)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional