Close

Tiga Kecamatan di Kabupaten Pessel, Tercatat Tertinggi PMK 1.299 ekor

PESSEL METRO–Dinas Pertanian, Pangan dan Peternakan, Kabupaten Pesisir Selatan mencatat tiga kecamatan di wilayah tertinggi angka penyakit mulut dan kuku ( PMK). Yaitu, Kecamatan Sutera, Lengayang dan Ranah Pesisir.

Tiga kecamatan, Sutera jumlah ternak sakit ( ekor) 1.288, Lengayang 1.289 dan Ranah Pesisir 1.675 ekor. Terhitung dari bulan Juni s/d September 2022.

Hal itu dikatakan Plt. Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Peternakan, Kabupaten Pesisir Selatan Yenni Gusti. SP. M. Si melalui Fungsional Medik Veteriner Ahli Muda Sub Koordinator Seksi Kesehatan Hewan, drh. Indosrizal.

Indosrizal mengatakan, Dinas Pertanian, Pangan dan Peternakan, Kabupaten Pesisir Selatan telah melaksanakan vaksinasi dan pengobatan pada sejumlah ternak yang ada di Kabupaten Pessel, dengan jumlah vaksinasi sebanyak 2.200 dosis.

Meliputi, Vaksinasi I: 400 + 1.300 = 1.700, Vaksinasi II: 400 jumlah 2.300 dosis, sisa 100 dosis. Sementara itu pengobatan 8.497 ekor ( data per 16 September 2022).

” ada tiga kecamatan terbanyak dilaporkan kasus PMK, Sutera , Lengayang, Ranah Pesisir, ” terang nya saat dihubungi. Selasa ( 19/9/2022).

Dimulai dari kecamatan Sutera 1.288, Lengayang 1.289, Ranah Pesisir 1.675, Kotor DI Tarusan 549, Bayang 583, IV Nagari Bayang Utara 18, IV Jurai 58, Batang Kapas 321, Linggo Sari Baganti 537, Air Pura 422, Panco 129, Basa Ampek Balai Tapan 38, Lunang 80, Silaut 742, total 8.409 ekor.

Pengendalian PMK sendiri kita telah lakukan beberapa hal, diantaranya pengobatan PMK dari sumber dana Belanja Tidak Terduga (BTT) Dinas Pertanian untuk 1.000 ekor ternak, Vaksinasi PMK sumber dana APBN Kementerian Pertanian terlaksana sebanyak 1.700 ekor ternak dan sosialisasi PMK oleh petugas Puskeswan se Kabupaten Pesisir Selatan secara door to door saat vaksinasi dan pengobatan.

Lebih lanjut nya, sementara pengobatan PMK yang digratiskan cuma sumber dana BTT Dinas Pertanian untuk 1.000 ekor ternak di wilayah kecamatan, sesuai SK menteri pertanian No 500.1 Tahun 2022 tanggal 25 Juni 2022 tentang Penetapan Daerah Wabah PMK. Selain itu sarana pengobatan berasal dari sarana pribadi petugas.

” BTT sudah berakhir per 5 September 2022 kemarin di mulai dari 5 Agustus, ” tegas Fungsional Medik Veteriner Ahli Muda Sub Koordinator Seksi Kesehatan Hewan, drh. Indosrizal.

Kepada pemilik ternak, Dinas Pertanian, Pangan dan Peternakan, Kabupaten Pesisir Selatan menghimbau agar menjaga kebersihan kandang dengan cara desinfeksi kandang dengan prasarana minimal rumah tangga seperti larutan deterjen, mengurangi aktivitas ternak keluar kandang, memberikan minuman herbal untuk meningkatkan imunitas alami tubuh ternak, seperti penggunaan kunyit dan lengkuas yang dihaluskan untuk diminumkan ke ternak serta mengoleskan madu murni ke bagian luka di mulut. Dan membatasi orang keluar masuk area kandang selain petugas.

” Llaporkan jika ditemukan gejala PMK kepada petugas Puskeswan atau dokter hewan/mantri hewan, ” tekuknya. ( Rio)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top