Menu

Tiga Hari ke Depan, Hujan masih Mengguyur Tetap Waspada Banjir dan Longsor

  Dibaca : 51 kali
Tiga Hari ke Depan, Hujan masih Mengguyur Tetap Waspada Banjir dan Longsor
TERTIMBUN—Satu unit rumah tertimbun tanah gunung yang longsor di kawasan Bukit Turki Jala Sutan Syahril Padang Selatan, Sabtu (9/9) malam. Terkait peristiwa tersebut, kerugian ditaksir Rp70 jutaan.

TABING, METRO – Kasi Observasi dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tabing Padang, Budi Iman Samiadji menyampaikan prakiraan cuaca untuk Sumatera Barat. Pada pagi hari, cuaca dikatakan cerah berawan dan berpotensi hujan ringan di wilayah Padang.

Sedangkan siang-sore hari berawan-awan tebal dan berpotensi hujan ringan. Sedangkan pada malam hari kondisinya berawan dan potensi hujan ringan di sebagian besar daerah di Sumatera Barat.

Untuk suhu udara berada di 19-31 derajat celcius. Kelembaban udara berkisar 75-95 persen dan angin berhembus dari barat daya-barat laut dengan kecepatan 10-20 km/jam. Kondisi berawan serta berpotensi hujan ringan-sedang juga terjadi di berbagai daerah lainnya di Sumbar. Seperti di Pasaman Barat, Padang Pariaman, Padang dan Pesisir Selatan.

Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang, Edi Hasymi menyebutkan, akibat hujan deras yang melanda Kota Padang sejak Sabtu, (09/09) kemarin daerah yang terendam parah yakni di Kecamatan Lubuk Begalung, Padang Timur, Kuranji, Padang Barat, Padang Utara, Padang Selatan, Pauh dan Nanggalo. Sedangkan daerah yang tidak terlalu terendam yakni Bungus, Koto Tangah dan Luki.

Ia mengimbau kepada masyarakat Kota Padang, agar selalu waspada terkait perubahan cuaca ekstrem ini. “Masyarakat jangan lengah, agar tidak menjadi korban nantinya, ujar Mantan Kepala Bapedalda ini.

Ia menerangkan, kondisi perubahan cuaca ekstrem ini masih akan terjadi hingga 3 hari ke depan. Untuk itu, partisipasi warga haruslah aktif. Warga yang dikerendahan harus siap siaga dengan kemungkinan banjir. Termasuk yang diperbukitan, demi terwujudnya kenyamanan pada masyarakat serta mengurangi jatuhnya para korban jiwa.

Selain itu juga, untuk penyelematan masyarakat yang terkena genangan air pihaknya telah mendirikan tenda bagi masyarakat. Selain itu Dinas Sosial juga sudah mulai menyalurkan kebutuhan sembako kepada warga.

Ke depan, terang Edi, pihaknya akan duduk bersama dengan PU membicarakan penyelesaian drainase yang tidak sempurna pembangunannya ini. Tujuannya dalam rangka mengurangi banjir bandang serta mewujudkan keselamatan pada masyarakat. (d)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!