PEMERINTAH Kabupaten Agam terus melakukan penanganan dan peningkatan infrastruktur jalan serta jembatan untuk mendukung aksesibilitas serta kelancaran mobilitas masyarakat. Untuk memastikan semuanya berjalan dengan maksimal, Bupati Agam, Benni Warlis, didampingi Kadis Kominfo melihat secara langsung penanganan jalan pada ruas Simpang Sitingkai–Matur dengan panjang sekitar 800 meter.
Bupati Agam, Benni Warlis, didampingi Kadis Kominfo dalam tinjauan lapangan itu menyebutkan, penanganan sejumlah ruas tersebut merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Agam dalam meningkatkan kualitas infrastruktur jalan dan memberikan akses transportasi yang lebih baik bagi masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Agam terus melakukan pemetaan kebutuhan serta penanganan infrastruktur secara bertahap, termasuk melalui perubahan anggaran tahun 2026 sesuai dengan kebutuhan di lapangan dan kemampuan anggaran daerah. Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi lapangan sekaligus meÂmetakan kebutuhan penanganan infrastruktur jalan. Sejumlah ruas yang ditinjau tersebar di Kecamatan Canduang, Kamang Magek, Tilatang Kamang, Palupuah, hingga Matur.
Dari hasil peninjauan, beberapa ruas membutuhkan penanganan dan sebagian lainnya telah direncanakan masuk dalam program perbaikan melalui perubahan anggaran tahun 2026. Ruas yang menjadi perhatian antara lain Simpang Canduang–Simpang Bukik Batabuah sepanjang sekitar 1,3 kilometer, Simpang Bukareh–Simpang Koto Baru sepanjang 600 meter, serta Simpang Aia Tabik–Simpang Koto Panjang sepanjang 800 meter.
Selain itu, penanganan juga diarahkan pada ruas Simpang Sitingkai–Matur sepanjang sekitar 800 meter. Sementara ruas Simpang Batas Kota–Simpang Koto Panjang, Simpang Gadut–Sungai Dareh, serta Ambun Pagi–Puncak Lawang–Pasar Lawang direncanakan dilaksanakan melalui perubahan anggaran 2026.
Benni Warlis menegaskan Pemerintah Kabupaten Agam terus mendorong pembangunan dan pemeliharaan infrastruktur untuk mendukung kebutuhan masyarakat, termasuk peningkatan jaringan irigasi guna menunjang pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya air.
Peningkatan jaringan irigasi tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran pengelolaan dan distribusi air untuk kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menunjang aktivitas pertanian di wilayah Nagari Padang Tarok.
Pemerintah Kabupaten Agam terus melaksanakan pembangunan dan peningkatan infrastruktur secara bertahap sesuai kebutuhan di lapangan dan kemampuan anggaran daerah.Dengan infrastruktur irigasi yang semakin baik, diharapkan pengelolaan sumber daya air dapat berjalan lebih optimal serta mendukung produktivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat. (***)






