Menu

Tidak Kantongi STTP Kepolisian, Kampanye Dialogis PKS Dihentikan

  Dibaca : 161 kali
Tidak Kantongi STTP Kepolisian, Kampanye Dialogis PKS Dihentikan
Ilustrasi

PADANGPARIAMAN, METRO – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Padangpariaman akhirnya menghentikan kampanye dialogis Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang dilaksanakan Rabu malam, di lapangan Futsal Tandikat.

”Kampanye kita hentikan, karena setelah diminta Surat Tanda Terima Pemberitahuan (STTP) yang dikeluarkan oleh kepolisian ternyata tidak ada,” kata Ketua Bawaslu Padang Pariaman Anton Ishaq, kemarin di Tandikat.

Menurut Anton, sebenarnya jadwal kampanye dialogis yang akan dilakukan PKS akan dilaksanakan di Kecamatan VII Koto. Namun melalui suratnya kepada Bawaslu Kabupaten Padangpariaman DPD PKS Padangpariaman Nomor : 192/K/AC-03-PKS/1440 memberitahukan perubahan lokasi kampanye.

”Tidak masalah sebenarnya pemindahkan lokasi kampanye, namun pemindahan tersebut harus dilengkapi STTP baru untuk kecamatan Patamuan. Namun setelah kita konfirmasi kepada panitia pelaksana kampanye ternyata STTP-nya tidak ada,” ulas Anton.

Ditambahkannya, setelah melalui pendekatan dengan menjelaskan aturan kampanye dengan caleg PKS DPRD Padangpariaman Rahman dan M.Ridwan Caleg DPRD Propinsi Sumbar, akhirnya caleg tersebut dapat memahami, sehingga akhirnya kampanye tersebut dihentikan.

”Diberi waktu 10 menit untuk menghentikan kampanye, ternyata dalam 5 menit saja PKS telah menghentikan kampanye tersebut. Untuk itu kita ucapkan terima kasih kepada PKS yang telah mengindahkan peringatan yang dikeluarkan Bawaslu PadangPariaman,” papar Anton.

Anton mengungkapkan, dalam PKPU Nomor 33 tahun 2018 tentang kampanye pemilihan umum, pasal 27 mengatur kampanye terbatas. Petugas kampanye pertemuan terbatas wajib menyampaikan pemberitahuan tertulis kepada aparat kepolisian setempat dan tembusannya disampaikan kepada KPU dan Bawaslu sesuai tingkatannya.

”Peserta pemilu yang melaksanakan kampanye tanpa pemberitahuan kepada kepolisian dapat diberikan sangsi pelanggaran administrasi, yaitu teguran tertulis, pemberhentian pelaksanaan kampanye hingga larangan kampanye. Jadi pada malam ini kita menghentikan pelaksanaan kampanye,” pungkas Anton. (efa)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional