Close

Tiba di Cianjur, TRC Semen Padang Berkoordinasi dengan BUMN Peduli

TIM BUMN Peduli— Sebanyak 10 relawan TRC PT Semen Padang, Rabu (23/11) dinihari WIB, tiba di di lokasi bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. TRC langsung berkoordinasi dengan koordinator Tim BUMN Peduli.

PADANG, METRO–Relawan Tim Reaksi Ce­pat (TRC) yang dikirim PT Semen Padang pada Selasa (22/11) siang, akhir­nya sampai di lokasi bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Rabu (23/11/2022) dini hari. Se­tiba di lokasi pusat gempa bumi bermagnitudo 5,6 tersebut, relawan TRC dari pe­ru­sahaan semen pertama di Indonesia dan Asia Teng­gara itu, langsung berkoordinasi dengan koor­­dinator Tim BUMN Pe­duli.

“Kami sampai di lokasi gempa sekitar pukul 2.30 WIB, dan langsung mela­por ke Posko Satgas BUMN,­” kata Koordinator TRC Semen Padang di Cian­jur, Saparuddin saat dihubungi via handphone dari Padang, Rabu pagi.

Setelah melapor dan ber­­koordinasi dengan Satgas BUMN, katanya melanjutkan, pagi ini pihaknya akan langsung berkoordinasi dengan BNPB dan Ba­sarnas untuk meminta arahan terkait penanganan yang dilakukan TRC Semen Padang selama 5 hari ke depan.

“Di samping itu, kami pun juga akan akan me­lakukan asessment terkait kebutuhan di lokasi bencana gempa Cianjur, dan juga melaporkan kepada manajemen Semen Padang tentang perkembangan di Cian­­­jur,” ujarnya.

Saparuddin enambahkan, pencarian terhadap korban gempa di Cianjur yang dilakukan relawan TRC Semen Padang dipusatkan di Desa Cegenang. Di sana, ada banyak korban yang dila­porkan hilang akibat gempa.

Informasi yang didapat dari Posko Utama SAR, diketahui bahwa di Desa Cegeneng itu ada 37 jiwa yang dilaporkan hilang. Dari jumlah tersebut, 5 korban yang terdiri dari suami istri dan 3 anak-anak telah ditemukan oleh SAR gabungan sehari sebelumnya.

“Untuk pencarian yang dilakukan hari ini, belum ada penambahan penemuan korban yang dilaporkan hilang. Bahkan, TRC Semen Padang bersama SAR ga­bungan telah menelusuri se­jumlah reruntuhan bangunan dan tanah longsor untuk mencari korban hilang. Pencarian korban hilang di lokasi reruntuhan dan ta­nah longsor, dilakukan secara manual menggunakan cang­kul dan peralatan lainnya, serta menggunakan ban­­tuan alat berat dan bantuan anjiang pelacak,” ujarnya.

Sebelumnya, Dirut PT Semen Padang, Asri Mukh­tar, melepas 10 relawan TRC Semen Padang ke lo­kasi bencana gempa di Cian­jur. 10 relawan itu terdiri dari Saparudin, Daski Wan­di, Syafriza, Syantos Pria­dinata, Indra Yokto Bua­na, Muhammad Hosen Nur­din, Armel Agusli, No­vian, Andri Sumarli dan  Rifo Asprilia.

Seperti diketahui, gempa bumi dengan magnitudo 5,6 yang terjadi pada Senin (21/11) siang, dan berpusat di Cianjur, Jawa Barat, menyebabkan dampak yang sangat besar hingga menelan banyak korban. Selain korban jiwa dan luka-luka, gempa juga menyebabkan banyaknya bangunan rusak berat.

Data dari BPBD Provinsi Jabar merilis data per Se­lasa (23/11). Dari data itu, ter­catat korban meninggal ber­tambah menjadi 284 orang. Jumlah korban me­ning­gal ini bertambah di­ban­­ding data yang dirilis BNPB, yakni 265 orang.

Dari 284 orang yang meninggal, 122 orang su­dah berhasil teridentifikasi. Tak hanya itu, ada 1.858 orang yang mengalami luka-luka. BPBD Jabar juga mengungkap masih ada 58.632 orang yang mengungsi di berbagai lokasi. Hingga saat ini, tim masih bekerja mengevakuasi kor­­ban. Salah satunya me­r­e­ka yang masih tertimbun longsor di kawasan Cugenang, Cianjur. Alat berat masih bersiaga di lokasi untuk memindahkan material longsor agar jalan utama bisa dilewati kenda­raan. (ren)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top