Menu

Thermo Gun Hilang, Suhu Semakin Tinggi

  Dibaca : 170 kali
Thermo Gun Hilang, Suhu Semakin Tinggi
Ilustrasi

PASBAR,METRO
Kasus hilangnya thermo gun (alat pengukur suhu tubuh) milik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pasbar, nampaknya semakin panas. Bahkan pihak kepolisian pun sudah melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut dan memanggil tiga orang saksi.

Ketua DPRD Pasaman Barat (Pasbar) Parizal Hafni, di salah satu media online telah mengeluarkan bantahan terkait hilangnya thermo gun milik BPBD Pasbar. Katanya, alat tersebut sebenarnya dia pinjam sebelumnya kepada Kepala BPBD Pasbar. Akan tetapi, pengakuan ketua DPRD Pasbar itu dibantah tegas oleh Kalaksa BPBD Pasbar.

Dalam berita itu, Parizal menegaskan, kedatangannya ke ke kantor BPBD waktu itu sebenarnya untuk menjemput cairan desinfektan yang akan disemprotkan di daerah Jorong Padang Lawas, Nagari Kapa, Kecamatan Luhak Nan Duo pada hari itu juga. Katanya, Kepala BPBD Edi Busti saat itu tidak berada di kantor, dia pun langsung menelpon Kepala BPBD untuk meminjam thermo gun itu.

Namun apa yang disampaikan Ketua DPRD tersebut, ternyata tidak diakui oleh Kepala BPB Pasbar, Edi Busti. Bahkan dia menegaskan bahwa thermo gun itu telah dicuri, karena tidak pernah ada yang yang meminjam alat tersebut.

“Kapan dia pinjam. Saya tidak pernah meminjamkan alat pengukur suhu itu. Saat itu, Kami hanya punya satu. Itulah yang kami gunakan untuk di kantor. Saya tegaskan, thermo gun itu dicuri, bukan dipinjam” kata Kalaksa BPBD Pasbar, Edi Busti, Rabu (15/7).

Dijelaskan Edi Busti, berdasarkan rekaman CCTV yang dimiliki, bahwa jelas ada tindakan mengambil barang berupa thermo gun di Kantor BPBD Pasbar. Rekaman itu sudah diserahkan kepada kepolisian sebagai barang bukti.

“Ada tiga orang yang datang, salah seorang mengambil thermo gun dari atas meja piket TRC BPBD Pasbar.  Pada rekaman CCTV, terlihat jelas ada mobil  sedan warna silver pelat merah, datang dan parkir samping depan kantor BPBD Pasbar.  Tiga orang turun dari mobil, ketiganya  berdiri, sesaat kemudian salah seorang di antaranya mendekat  ke meja piket, lalu mengambil thermo gun,” ujar Edi Busti.

Edi Busti menuturkan, pria yang mengambil thermo gun itu mengarahkanthermo gun ke kening salah seorangnya lagi.  Sementara pria berbadan tegap memakai baju putih bercorak hitam di bahu berdiri dekat mobil sedan sambil memegang Hp tampak sedang menelpon.

“Tampak pria yang mengambil alat thermo gun tersebut membuka pintu belakang mobil sedan,  memasukan Tthermo gun ke dalam mobil sedan lalu menutup pintu belakang mobil.

Selanjutnya, salah  seorang dari mereka dengan disaksikan yang lainnya membuka peti bok penyimpan barang barang BPBD, di tenda samping dan belakang,” ungkapnya.

Sementara itu Kapolres Pasbar AKBP Sugeng Haryadi melalui Kasat Reskrim AKP Omri Sahureka kepada wartawan membenarkan adanya laporan pengaduan terkait dugaan tindak pidana pencurian thermogun milik BPBD Pasbar.

“Laporan sudah kita terima dan sudah ada tiga orang saksi, kita pangil dan kita juga sudah melihat rekaman CCTV itu. Kita masih dalam tahap penyelidikan. Berdasarkan rekaman  CCTV. sudah ada bayangan oleh penyidik siapa orangnya dan dalam waktu dekat akan kita panggil Tiga orang yang ada dalam rekaman CCTV itu” terang Omri.

Sementara itu, ketua DPRD Pasbar, Parizal Hafni, didatangi wartawan ke kantornya untuk dikonfirmasi, tidak ada di tempat. Kemudian, ketika dihubungi melalui sambungan selular juga tidak menjawab atau tidak diangkat.

Sebelumnya, Parizal kepada beberapa media membantah telah melakukan pencurian. Menurut Parizal, sebelum dia mengambil alat yang diperkirakan berharga Rp 390 ribu tersebut, terlebih dulu dia telah menghubungi Kepala BPBD Pasbar, Edi Busti. (end)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional