Menu

TGPF Novel Pernah Minta Klarifikasi Komjen Iriawan

  Dibaca : 98 kali
TGPF Novel Pernah Minta Klarifikasi Komjen Iriawan
Komjen Mochamad Iriawan

JAKARTA, METRO – Tim Gabungan Pencari Fakta (TGPF) kasus penyiraman air keras terhadap Novel Baswedan sempat meminta keterangan mantan Kapolda Metro Jaya Komjen Mochamad Iriawan. Sebab, petinggi Polri yang akrab disapa dengan panggilan Iwan Bule itu sempat beberapa kali bertemu Novel sebelum peristiwa penyiraman air keras pada April 2017.

Iwan mengaku sempat dua kali bertemu penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu. Pertemuan pertama di Polda Metro Jaya untuk membawas wacana kolaborasi penanganan kasus antara kepolisian dan KPK.

“Kemudian ditanya lagi, kapan lagi pernah ketemu. Saya jawab pernah ke rumahnya (Novel) diajak Haji Arif. Waktu itu karena anaknya lahir yang namanya Umar, saya silaturahmi. Ya itu saja, sudah,” ujar Iwan saat dihubungi, Kamis (11/7).

Lebih lanjut Iwan mengatakan, Haji Arif yang pernah menjadi anak buahnya di Polda Metro Jaya merupakan sahabat Novel. Namun, Haji Arif bukan polisi lagi karena terpilih menjadi wakil bupati Kebumen.

“Haji Arif sudah jadi wakil bupati Kebumen, dia sudah tidak polisi. Kemudian kami diskusi di kantor terkait penanganan kasus oleh Komisi Pemberantasan Korupsi,” beber Iwan.

Iwan menambahkan, dirinya pernah memperingatkan Novel soal adanya ancaman. Sekretaris Utama (Sestama) Lemhanas itu beralasan, Novel merupakan penyidik kasus-kasus korupsi yang melibatkan banyak orang penting.

“Kalau memperingatkan seorang polisi kan wajar saja, apalagi kepada penyiidk KPK. Ya wajar, tetapi bukan berarti saya tahu siapa pelakunya dong, kan begitu,” tegasnya.

Iwan menegaskan, pemintaan klarifikasi oleh TPF pun bukan untuk berita acara pemeriksaan (BAP). “Kalau periksa itu kan dimasukan ke berita acara pemeriksaaan, diklarifikasilah,” tegasnya. (jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional