Menu

Tetap Jualan di Trotoar, Pedagang Ditertibkan

  Dibaca : 383 kali
Tetap Jualan di Trotoar, Pedagang Ditertibkan
BANDEL— Personel Satpol PP Padang menegur para pedagang yang masih tetap bandel berjualan di trotoar di Jalan Khatib Sulaiman.

TAN MALAKA, METRO
Satpol PP Kota Padang kembali melakukan penertiban terhadap pedagang dan parkir kendaraan yang mengunakan trotoar di Jalan Khatib Sulaiman dan Jalan Samudera, Senin (23/11). Pedagang yang masih berjualan dilakukan peneguran dan diberi peringatan.

Kasat Pol PP Padang, Alfiadi mengatakan, jika pedagang susah diatur lagi, maka akan ditindak tegas hingga angkat lapaknya. “PKL yang ada dilakukan pendekatan persuasif dan peringatkan. Apabila masih ulangi, kita osong ke Mako Satpol PP lapaknya,” ujar mantan kepala Bapenda Padang ini.

Ia menjelaskan, bahwa trotoar merupakan fasilitas publik yang dibangun pemerintah untuk pedestrian serta sebagai bentuk penunjang dalam mewujudkan masyarakat yang madani. Panjang trotoar yang sudah dibenahi Pemko Padang lebih kurang 8,8 kilometer yang tersebar di sejumlah titik.

Namun saat ini terang Alfiadi, masih banyak penyalahgunaan fungsi trotoar oleh masyarakat. Tidak sedikit trotoar yang digunakan sebagai tempat untuk berjualan serta meletakkan barang-barang dagangan dan iklan hingga parkir liar sehingga merugikan pedestrian itu sendiri.

“Larangan penyalahgunaan trotoar berdasarkan Perda Nomor 11 tahun 2005 tentang Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat,” tukas Alfiadi.

Ia mengajak warga Padang taati aturan dan jangan enaknya saja mau. Berjualanlah, tapi jangan melanggar. “Satpol PP akan terus awasi pedagang secara rutin pada semua titik jalan di Padang,” paparnya.

Anggota Komisi I DPRD Kota Padang, Jumadi meminta kepada aparat untuk menyikat abis pedagang nakal. Jangan diberi peluang, sebab akan merusak keindahan kota. “Satpol PP mesti keras dan jangan angek-angek cirik ayam,” ujar kader Golkar ini.

Dalam penertiban lanjutnya, sikat rata dan jangan pilih kasih. Agar kecemburuan sosial tak terjadi. Lalu, kepada warga, mari taati aturan, sebab manfaatnya yang melihat dan merasakan juga masyarakat itu sendiri. (ade)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional