Menu

Test Drive Grand New Xenia, Tangguh dan Nyaman MPV Legendaris

  Dibaca : 285 kali
Test Drive Grand New Xenia, Tangguh dan Nyaman MPV Legendaris
TANGGUH— Dua Grand New Xenia berpose di kawasan Geoprak Ciletuh, Pelabuhanratu, Sukabumi, Jabar, jalanan menanjak dan menurun curam dilalui oleh kendaraan keluarga ini dengan sangat lincah dan ringan.

JAKARTA, METRO – Kehadiran Grand New Xenia dengan varian baru 1.500 cc awal Januari 2019 lalu mampu menyedot perhatian publik di Tanah Air. Mobil serba guna (multi purpose vehicle/MPV) legendaris dari Daihatsu itu memang sudah diakui keandalannya.

Selama 15 tahun mengaspal di pelosok negeri, Xenia dinilai sangat mumpuni. Mayoritas penggunanya mengakui hal itu. Padahal, mesin yang disematkan saat itu 1.000 cc dan 1.300 cc. Tahun lalu, Xenia sudah meninggalkan varian 1.000 cc.

Kini, Xenia hadir dengan tetap mengusung 1.300 cc dan menambah varian baru dengan mesin yang lebih besar, 2NR-VE DOHC Dual VVT-i berkapasitas 1.500 cc. Mesin itu juga yang digunakan Toyota Avanza Veloz, saudara kembarnya. Keduanya diproduksi di pabrik Daihatsu di Karawang, Jawa Barat.

“Kami sebut big minor change, karena ada varian baru Xenia mesin 1.500 cc. Kegiatan test drive ini supaya para jurnalis bisa menjelaskan ke konsumen Xenia mengenai performa 1.500 cc. Sebab, ada keinginan konsumen Daihatsu untuk MPV dengan tenaga yang lebih besar,” tutur Marketing and CR Division Head PT Astra International Tbk-Daihatsu Sales Operation (AI-DSO) Hendrayadi Lastiyoso saat melepas kegiatan Test Drive Grand New Xenia di Jakarta, pekan lalu.

Ditambahkan, untuk Xenia terbaru ini, pihaknya mengusung kelebihan berupa tampilan yang baru, kenyamanan, suspensi diperbarui, peredam ditambah, kestabilan, lebih kedap. Juga ada keunggulan dari faktor safety seperti fitur keselamatan yang lebih tinggi seperti antilock brake system (ABS) dan electronic brakeforce distribution (EBD). Seluruh keunggulan ini ingin dibuktikan lewat kegiatan test drive yang digelar untuk jurnalis.

Kegiatan test drive itu diikuti 14 jurnalis dari berbagai media massa nasional. Para jurnalis menjajal Grand New Xenia varian baru 1.500 cc tipe otomatis (matik) dan manual. Mereka mencoba di berbagai kondisi jalan dan medan dari Jakarta ke kawasan Geopark Ciletuh, Sukabumi, Jawa Barat, yang memiliki kontur jalan ekstrem naik dan turun.

Beberapa warga yang ditemui mengaku, kawasan Bukit Aher rawan kecelakaan. Tanjakan yang lumayan ekstrem, memaksa pengendara musti lebih berhati-hati dan cepat tanggap memindahkan transmisi persneling. Di situ, banyak kendaraan mogok dan tak sanggup menempuh hingga atas bukit. Namun, Grand New Xenia yang “ditunggangi” para jurnalis dari Jakarta, bisa melampauinya dengan leluasa.

Walaupun di beberapa segmen jalan, ada beberapa jurnalis musti mematikan AC agar tenaga bisa lebih kuat menanjak dan lepas dari kekhawatiran mobil mati mesin. Padahal, sebagian lagi bisa melaju dengan aman walau AC tetap beroperasi.

“Memang butuh kesigapan dan pas momentumnya, agar mobil tidak mundur, dan bisa terus melaju,” kata Wira, salah seorang jurnalis lainnya.

Menurut dia, mesin 1.500 cc Xenia yang memiliki tenaga maksimum 104×6000 PS/RPM dengan kekuatan torsi maksimum 13,9/4.200 kg.m/RPM bisa diacungi jempol. Makanya, tidak diragukan untuk dibawa menanjak, hingga tanjakan lumayan ekstrem sekalipun di kawasan Geopark Ciletuh.

Saat melewat jalan berlubang, Grand New Xenia juga mampu meredam goncangan dengan baik. Boleh dibilang, suspensi Mac Pherson Struts dengan per keong dan stabilizer di roda depan serta jenis 5 link, rigid-axle dengan per keong di roda belakang merupakan pilihan tepat disematkan di Xenia terbaru.

Ternyata, animo konsumen terhadap Grand New Xenia begitu tinggi. Terutama untuk varian terbaru 1.500 cc. Buktinya, dari target awal manajemen bahwa varian terbaru ini hanya terjual 10 persen dari total jualan Xenia, ternyata target itu terlampaui.

Manajemen Daihatsu memang belum merilis secara resmi angka penjualan Xenia sejak diluncurkan pada 15 Januari 2019 lalu hingga saat ini. Sebab, peluncuran Xenia terbaru tidak dilakukan secara serentak di sejumlah daerah. Seperti Jakarta dan sekitarnya dilakukan pada 15 Januari, sedangkan kawasan Sumatera digelar pada 18 Januari 2019, lalu Balikpapan dan Samarinda sekitarnya dilakukan pada 24 Januari, sedangkan Makassar dan sekitarnya baru diluncurkan 4 Februari lalu.

Namun, informasi yang beredar di kalangan jurnalis, total pemesanan kendaraan dalam 15 hari pertama, atau hingga akhir Januari 2019 lalu, sudah melebihi rata-rata penjualan bulanan Xenia model sebelumnya. Hendrayadi menyatakan, dalam waktu dekat pihaknya akan merilis angka penjualan itu ke publik. Namun, dia optimistis, target 3.000 unit per bulan sudah terlampaui hingga akhir bulan ini. (r)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional