Menu

Terus Berkarya di Tengah Pandemi, Pokdarwis Helat Festival Budaya Tanam Padi di Jorong Pagadih Hilia Nagari Pagadih Kecamatan Palupuh

  Dibaca : 89 kali
Terus Berkarya di Tengah Pandemi, Pokdarwis Helat Festival Budaya Tanam Padi di Jorong Pagadih Hilia Nagari Pagadih Kecamatan Palupuh
TANAM PADI— Wabup Agam Irwan Fikri membuka Festival Budaya Tanam Padi yang dilaksanakan Pokdarwis Pagadih.

AGAM, METRO–Pemkab Agam terus me­ngembangkan sector pertanian di masa pandemi Covid-19 melanda. Pengembangan tersebut terlihat saat Wakil Bupati Agam Irwan Fikri, membuka festival budaya batanam padi di Jorong Pagadih Hilia Nagari Pagadih Kecamatan Palupuh, yang diselenggarakan, 1 -4 Juli.

Kedatangan wakil bupati disambut dengan tari pa­sambahan yang dimainkan anak nagari Pagadih Hilia, Kecamatan Palupuah. Iven yang digagas Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Pagadih itu juga dimeriahkan oleh daerah tetangga, seperti Kabupaten Limapuluh Kota.

Ketua Pokdarwis Pagadih, Pikri Kurniawan mengatakan, kegiatan festival tanam padi ini dilaksanakan untuk mendobrak ekonomi ma­syarakat di masa Pademi Covid-19 ini.merupakan wujud syukur masyarakat Pagadih atas terlaksananya batanam padi di Pagadih karena proses panen padi yang cukup lama.

“Ini wujud syukur kita kepada Allah SWT. Bagi kita di sini, menanam ataupun pa­nen padi menjadi suatu yang kita tunggu-tunggu karena, proses panennya cukup lama atau hanya 3 kali dalam 2 tahun,” ujar Pikri, Kamis (1/7)..

Dengan adanya budaya tersebut, Ia merencanakan akan mengkolaborasikan dengan potensi pariwisata alam yang ada di Pagadih. Ia bersama masyarakat setempat, memanfaatkan potensi wisata  yang ada, mereka komit akan menjadi percontohan wisata di Agam.

“Kita punya wisata alam, wisata budaya dan potensi agrowisata juga kita miliki. Insya allah, berkat bantuan pemerintah kita akan kem­bang­kan semuanya,” jelas Pikri.

Terkait penilaian dalam festival tanam padi itu, nan­tinya peserta dinilai dari aspek kecepatan dan kerapian bertanam. Wakil Bupati Irwan Fikri mengucapkan terimakasih dan apresiasi atas terlaksananya event yang menjadi salah satu cara pemasaran potensi wisata.

“Kita tahu, bahwa Agam secara umum memiliki keka­yaan wisata. Mulai dari alam, adat, budaya maupun wisata kulinernya. Maka, kami bersama bupati menjadikan wisata sebagai salah satu prioritas kita,” ujar wabup.

Terhadap festival batanam padi ini, menurut wabup, adalah event yang menarik dan tak kalah pentingnya adalah mempertahankan tradisi masyarakat Pagadih. “Mari kita sukseskan kreasi di sektor pariwisata walaupun Pandemi Covid-19 melanda. Pertahankan tradisi adat dan budaya kita dalam mengembangkan pariwisata tersebut,” ujar wabup. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional