Menu

Tertibkan Bus AKAP, Terminal Koto Nan IV Diaktifkan lagi

  Dibaca : 95 kali
Tertibkan Bus AKAP, Terminal Koto Nan IV Diaktifkan lagi
PIMPIN RAPAT— Asisten II Pemko Payakumbuh memimpin rapat terkait terminal.

SUKARNOHATTA, METRO–Aktivitas Pool penum­pang PO AKAP di jalan Soekarno Hatta selama ini beroperasi dan berakti­vitas tidak sesuai kebi­jakan yang ada, sehingga akhirnya muncul masukan dari beberapa pihak untuk dapat merelokasi Pool penumpang PO AKAP di jalan Soekarno Hatta un­tuk dipindahkan ke sekitar pasar tradisional Padang Kaduduak.

Menanggapi atas hal tersebut, maka Walikota Riza Falepi mengeluarkan SK Walikota terkait pem­bentukan tim koordinasi lalu lintas angkutan jalan terminal dan parkir di jalan umum, Pemko Paya­kum­buh melalui Dinas Per­hubungan. Dan atas SK Walikota itu, dinas Per­hubungan menggelar ra­pat rencana pemindahan pengelolaan Pool penum­pang PO AKAP di jalan Soekarno Hatta.

Rapat yang berlang­sung di aula pertemuan Randang lantai 2 kantor walikota tersebut dipimpin langsung Asisten II bi­dang ekonomi dan pem­bangunan Elzadas­war­man serta dihadiri oleh OPD terkait, Kabag Ops dan kasat Lantas Polresta Payakumbuh, Kejari jaksa Hadi Saputra, tim koor­dinasi LLAJ, terminal dan parkir, ketua LPM Tigo Koto Diate, Babinsa, Bha­binkamtibmas, Organda, pengelola bus PO AKAP, karang taruna dan pe­muka masyarakat Tigo Koto Diate.

Dengan dimoderatori kepala Dinas Perhu­bu­ngan kota Payakumbuh, forum rapat tentang wa­cana pemindahan penge­lolaan Pool PO AKAP di jalan Soekarno Hatta itu dibuka oleh Asisten II Elzadaswarman. Asisten II saat membuka forum mengatakan jika tertibnya sebuah kota dapat dilihat dari berbagai aspek, yakni dari tertib terminalnya serta pasar yang tertib.

“Hal ini saling ber­kai­tan, dan jika kedua aspek ini berjalan dengan se­mes­tinya, maka dapat dikatakan kota tersebut telah menjadi kota yang tertib dan ramah terhadap masyarakatnya,” ujar om Zed sapaan akrab Asisten II tersebut.

Om Zed turut men­jelas­kan jika faktor yang mendasari dilaksa­nakan­nya forum rapat ini atas dasar usulan dari pim­pinan dalam penertiban bus AKAP yang ada di kota Payakumbuh. “Iya, pener­tiban ini menyangkut ter­hadap dalam segala aspek yang saling berkaitan, sehingga dengan dilang­sungkannya forum ini, diharapkan masukan yang diberikan tentu dapat di­am­bil keputusan bersama untuk kebaikan semua­nya,” harap om Zed.

Setelah dibuka secara resmi forum rapat wacana oleh Asisten II, peserta yang hadir dalam forum tersebut yang mewakili dari seluruh PO untuk AKAP, Edi atau yang lebih akrab dipanggil Sambodo menyampaikan jika se­luruh pengusaha dari PO AKAP sepakat untuk mela­kukan relokasi seluruh kantor mereka ke terminal tipe B Koto Nan Ampek bukan ke wilayah seputar pasar tradisional pasar Padang Kaduduak.

“Dengan ini tentu kami dari para pengusaha bus PO AKAP ingin sekali kem­bali dapat melakukan akti­vitas bongkar muat pe­numpang di terminal Koto Nan ampek. Akan tetapi kami juga ingin terminal Koto Nan ampek dapat dilengkapi dengan fasilitas yang semestinya, sehing­ga baik dari pemilik usaha bus dan penumpang sa­ma-sama merasa aman dan nyaman melakukan aktivitas di terminal kota Payakumbuh ini,” ungkap Edi.

Sementara itu, Kabag Ops Khairil Meidians turut menyampaikan dalam ke­sia­pan dari Polri siap mem­bantu untuk keamanan dalam proses bongkar muat barang di terminal Koto Nan Ampek.

“Dan jika telah aktifnya terminal Koto Nan Ampek dan sudah berjalan de­ngan semestinya kembali, maka kami akan langsung melakukan penertiban dalam proses bongkar muat barang di seputaran Ibuh, dan proses bongkar muat ini hanya akan ber­langsung di terminal Koto Nan Ampek”, terang Ka­bag Ops tersebut.

Senada dengan Kabag Ops Khairil Meidians, Ke­jari Jaksa Hadi Saputra mengatakan sangat men­du­kung untuk diaktif­kan­nya kembali terminal Koto Nan Ampek ini, dan tentu­nya dengan diaktifkan kembali terminal tipe B Koto Nan Ampek, maka juga harus diiringi dengan kesiapan terhadap penun­jang dan fasilitas yang selayaknya, dimana se­perti terdapatnya tempat ibadah, toilet umum, serta fasilitas sarana dan pra­sarana penunjang lain­nya”, tandas jaksa Had

Setelah menerima ba­nyak masukan dari peser­ta yang hadir, serta de­ngan juga telah diambil­nya kesepakatan bersa­ma, maka Pemko Paya­kum­buh melalui dinas Perhubungan akan meng­aktifkan kembali terminal tipe B Koto Nan Ampek di jalan Soekarno Hatta ter­hadap aktivitas dalam bongkar muat barang dan penumpang bagi se­luruh Pool PO AKAP yang ada di kota Payakumbuh. (uus)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional