Close

Tertibkan Aksi Balap Liar, 15 Sepeda Motor Disita

DIAMANKAN— Belasan remaja terlibat aksi balap liar dan tawuran diamankan di Polresta Padang berikut dengan sepeda motor yang digunakan.

PADANG, METRO
Polresta Padang bersama Tim Rajawali Satbrimobda Polda Sumbar menyita 15 sepeda motor yang digunakan untuk aksi balap liar di beberapa titik di Kota Padang, Minggu dinihari (1/3). Tidak hanya sepeda motor, belasan remaja yang terlibat dalam aksi balap liar dan aksi tawuran turut diamankan untuk dilakukan pembinaan.

Pantauan di lapangan, pelaku balap liar beraksi di sepanjang Khatib Sulaiman, Kecamatan Padang Utara. Kedatangan Polisi yang mengendarai sepeda motor membuat para pelaku balap liar yang mayoritas remaja kocar-kacir berusaha melarikan diri. Bahkan, saking paniknya, beberapa sepeda motor ditinggal begitu saja.

Meski berusaha kabur, belasan sepeda motor berikut dengan pengendaranya berhasil diamankan. Polisi terus melakukan penyisiran hingga ke jalan Jhoni Anwar, Kecamatan Padang Utara. Setelah aksi balap liar dibubarkan, Polisi hingga terus berpatroli untuk mengantisipasi masih adanya aksi balap liar di lokasi.

“Sepeda motor yang ugal-ugalan beserta pemiliknya langsung kami bawa ke Polresta Padang. Kita berikan sanksi tegas berupa penilangan dengan menahan sepeda motornya dan memberikan pengarahan kepada para remaja nakal itu agar tidak mengulangi perbuatannya,” kata Kabag Ops Polresta Padang, Kompol Alwi Haskar.

Kompol Alwi Haskar menjelaskan, pada malam itu, pihaknya juga mendapatkan informasi adanya indikasi aksi tawuran di Pasar Raya Padang dan Pantai Padang. Meski tak menemukan hasil, pihaknya meringkus empat orang yang mengaku sebagai warga setempat lantaran berkumpul beramai-ramai, bahkan diantaranya kedapatan sedang memegang kayu balok.

“Ada empat orang dan empat sepeda motor yang kami bawa ke Polresta, empat orang itu menyusul belasan remaja yang dibekuk sebelumnya dalam aksi balap liar,” ujarnya.

Kompol Alwi Haskar menuturkan, aksi balap liar dan tawuran kerap terjadi pada Sabtu Malam hingga Minggu Pagi di Kota Padang. Rata-rata pelaku kejahatan tersebut masih berusia remaja dan telah meresahkan masyarakat. “Setiap Minggunya kami akan selalu melakukan giat cipta kondisi (cipkon) ini guna memberikan rasa aman kepada masyarakat kota Padang,” jelasnya. (r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top