Menu

Tertangkap di Semak, Pencuri Truk Nyaris Dipermak

  Dibaca : 2283 kali
Tertangkap di Semak, Pencuri Truk Nyaris Dipermak
RPW (38), warga Koto Langang, Kenagarian Punggaaan Timur, Kecamatan Linggo Sari Baganti, Kabupaten Pesisir Selatan diamankan Polsek Lengayang Polres Pessel, usai korban R (40) melapor ke Polsek Lengayang. 
pencuri truk - web

Pelaku pencurian truk Nurdin Sikir (26), digiring ke sel tahanan Mapolres Solok Kota, Kamis (08/10/2015) siang. Nurdin tertangkap saat bersembunyi di semak-semak dalam kebun sawit kawasan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung.

SOLOK, METRO-Sempat bersembunyi di semak-semak dalam kebun sawat kawasan Kamang Baru, Kabupaten Sijunjung, satu dari empat pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) akhirnya berhasil dibekuk polisi, Kamis (8/10). Sang pelaku, Nurdin Sikir (26), nyaris saja diamuk massa yang juga melakukan pencarian.

Dari informasi yang berhasil dirangkum POSMETRO di Mapolres Solok Kota terungkap, pelaku yang diperkirakan berjumlah empat orang itu berhasil membawa kabur kendaraan jenis dam truk yang diparkir oleh pemiliknya di samping rumah korban di kawasan Sungai Lasi, Kabupaten Solok. Dengan menggunakan kunci T, tanpa sepengatahuan korban, pelaku berhasil membawa kabur truk ke arah Sinjung.

Awalnya Pardi (39) warga Sungai Lasi yang merupakan sopir Dam Truk dengan nopol BA 8240 PU memarkir kendaraannya di samping rumah. Malam itu tidak ada kecurigaan korban kalau truk yang biasa dikemudikannya itu menjadi incaran pencuri. Kamis (8/10) Subuh sekira pukul 04.30 WIB korban seperti biasa sudah bangun.

Ketika korban tengah berada di kamar mandi, istri korban yang kebetulan sedang memasak di dapur kaget mendengar suara mesin truk menyala. Merasa aneh kalau suaminya berangkat Subuh, istri korban mencoba melihat keluar.

Tidak lama kemudian, dam truk yang biasa disopiri suaminya itu malah berjalan sementara suaminya Pardi masih terdengar berada di dalam kamar mandi. Sadar dam truk dibawa kabur, Pardi mencoba melakukan pengejaran sambil menelepon induak samangnya untuk memberitahukan bahwa truk dicuri orang.

Mendapat kabar bahwa truk miliknya dibawa kabur orang tak dikenal, pemilik truk langsung melapor ke Mapolres Solok Kota. Mendapat laporan adanya kasus pencurian truk, Kapolres Solok Kota AKBP Tomy Bambang Irawan pagi itu langsung memerintahkan anggotanya melakukan pengejaran.

Di bawah pimpinan Kasat Reskrim AKP Rahmad Natun dan bekerja sama dengan jajaran Intelkam, langsung meluncur ke lokasi kejadian. Mendapat informasi pelaku lari ke arah Sijunjung, pengejaranpun terus dilakukan.

Tidak mau kehilangan buruaannya, petugas dari Mapolres Solok Kota melakukan koordinasi dengan petugas di Mapolsek Kamang Baru. Ternyata naluri petugas berhasil membawa pengejaran terhadap pelaku disepanjang jalan lintas sumatra itu.
Mengetahui truk hasil curiannya dikejar petugas, pelaku terus mencoba tancap gas untuk menghilangkan jejak. Namun merasa terdesak, pelaku nekat menghentikan kendaraannya curiannya ditengah jalan, dan mencoba lari kedalam perkebunan sawit milik masyarakat didaerah Kamang Baru, Sijunjung.

Mendapati dam truk yang dikejar dalam keadaan kosong, petugas langsung menyebar dan melakukan pengejaran kedalam kebun sawit. Meski sempat kehilangan jejak pelaku, namun petugas tidak mau menyerah.

Petugas dibantu warga sekitar dan petugas dari Mapolsek Kamang Baru melakukan penyisiran untuk mencari pelaku. Sempat melakukan penyisiran ke dalam semak-semak selama 2 jam, tiba-tiba petugas mendengar suar batuk dari dalam jurang yang juga dipenuhi semak belukar.

Kecurigaan petugas betambah ketika melihat sosok bayangan di antara semak-semak di dalam kebun sawit tersebut. Ketika petugas mendekat, pelaku mencoba kabur.

Meski sudah dalam kepungan petugas yang dibantu warga sekitar, pelaku masih mencoba memberontak. Menghindari amukan masa, petugas langsung mengamankan pelaku. Namun saat diamankan petugas pelaku tetap melakukan perlawan dengan pura-pura mengambil sesuatu dari dalam bajunya.

Ketika hendak kabur, petugas terpaksa melumpuhkan pelaku dengan sebutir peluru panas yang bersarang dibagian betisnya. Perlawanan pelaku baru terhenti dan pasrah digelandang petugas ke Mapolsek Kamang baru sebelum dibawa ke Mapolres Solok Kotaý. Dihadapan petugas Nurdin Sikir mengaku sebagai warga Sitiung III. Namun rekan pelaku lainnya berhasil kabur dan hingga kini masih dalam pencarian petugas.

Dari keterangan pelaku, sebelum menggasak dam truk didaerah Sungai Lasi, pelaku dengan jumlah anggota 4 orang itu mencari sasarannya dengan menggunakan kendaraan jenis avanza yang mereka sewa. Dan melihat peluang dam truk yang diparkir disamping rumah korban yang kebetulan berada ditepi jalan lintas sumatra itu, pelaku langsung beraksi.

Dua rekannya lainnya mengawasi didalam kendaraan avanza, sementara Nurdin bersama satu rekannya yang lain langsung mengeksekusi. Dengan modal kunci T, pelaku barhasil membawa kabur dam truk.

Hingga berita ini diturunkan, pelaku masih mendekam dalam tahanan milik Mapolres Solok Kota untuk pengembangan lebih lanjut. Sementara rekan pelaku yang sudah diketahui identitasnya itu masih dalam pengejaran petugas.

Kapolres Solok Kota AKBP Tomy Bambang Irawan menegaskan pihaknya akan menindak tegas pelaku pencurian kendaraan bermotor diwilayah hukumnya yang telah meresahkan warga. Berkat cepatnya laporan dari masyarakat, pelaku pencurian kendaraan bermotor ini lanjutnya berhasil cepat ditangkap.
”Namun petugas masih terus mengembangkan kasus pencurian kendaraan bermotor ini untuk mengungkap jaringan dibalik kasus tersebut,” ungkapnya. (vko)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional