Menu

Tersangka Kasus Alkes dr Rasidin Dilimpahkan

  Dibaca : 126 kali
Tersangka Kasus Alkes dr Rasidin Dilimpahkan
Tersangka Kasus Alkes dr Rasidin Dilimpahkan

PADANG, METRO
Pelimpahan tersangka bersama barang bukti (BB) atau tahap dua kasus dugaan korupsi pengadaan alat kesehatan RSUD Rasidin Padang tahun 2013, dengan tersangka  Iswandi Ilyas bakal dilaksanakan, Kamis (8/10). “Hasil koordinasi tim JPU (jaksa penuntut umum) dengan penyidik kepolisian, tahap dua akan dilaksanakan besok (hari ini-red),” kata  Kepala Kejaksaan Negeri Padang Ranu Subroto melalui Kasi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Padang, Therry Gutama, Rabu (7/10).

Mantan Kasi Datun Kejari Pasaman itu menambahkan, selama proses tahap dua nantinya, tim JPU Kejari Padang akan memeriksa tersangka dan barang bukti. Selanjutnya, tersangka Iswandi Ilyas bakal dipindahkan dari sel tahanan Polresta Padang ke Rutan Anak Air Padang.

“Setelah itu tim JPU nantinya akan menyempurnakan dakwaan sebelum berkas perkara dilimpahkan ke pengadilan. Jika tidak ada kendala teknis, insya Allah dalam waktu 20 hari usai tahap dua, berkas perkara sudah kami limpahkan ke pengadilan untuk disidang,” beber Therry.

Seperti diberitakan sebelumnya, berkas perkara tersangka Iswandi Ilyas ini dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejari Padang, Kamis (24/9). Tersangka II ditetapkan sebagai salah seorang tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Alkes RSUD Rasidin Padang tahun 2013 oleh Polresta Padang, pada 20 Agustus 2019.

Iswandi Ilyas ( II) merupakan seorang pengusaha. Namun keterlibatannya dalam dugaan kasus ini berperan sebagai penyedia Alkes di RSUD Rasidin Padang tahun 2013, yang anggarannya berasal dari Anggaran APBN senilai Rp 9,77 miliar.

Usai ditetapkan sebagai tersangka, penyidik Polresta Padang melakukan pemanggilan terhadap II sebanyak dua kali, berdasarkan surat panggilan Nomor: S.Pgl/206/VIII/2019/Reskrim tanggal 06 tahun 2019.  Pemanggilan tersebut tidak dipenuhi Tersangka II. Pada 8 Oktober 2019, Polresta Padang memasukkan Tersangka II sebagai daftar pencarian orang (DPO) dengan nomor DPO/127/X/2019.

Hampir setahun masuk dalam DPO, Tersangka II berhasil ditangkap Satreskrim Polresta Padang bersama dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI dan Polres Bogor. Dia ditangkap Kamis 11 Juni 2020 sekitar pukul 20.00 di rumahnya yang berada kawasan Kampung Cipelang, Cijeruk Bogor, Jawa Barat. Selain II, empat orang lainnya juga terjerat dalam kasus yang telah merugikan keuangan negara lebih kurang Rp 5 miliar ini. Yakni AS, FO, IH dan SP.

AS merupakan mantan Direktur RSUD Dr Rasidin Padang. FO dan SP merupakan pihak swasta yang berperan sebagai rekanan pengadaan Alkes rumah sakit. Sementara, IH merupakan anggota DPRD di Kota Bandung, Jawa Barat.

AS, FO, SP, IH menjadi terpidana dalam perkara ini setelah divonis berbeda oleh majelis hakim Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Padang. AS divonis enam tahun penjara dan FO divonis empat tahun penjara. Sedangkan SP divonis dua tahun penjara dan IH divonis satu tahun penjara. (cr1)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional