Close

Terpilih Tampil pada Ajang TIFAF, Sanggar Seni Puti Junjung Bawakan Kesenian Tradisional Ranah Lansek Manih

KESENIAN TRADISIONAL— Sanggar Seni Puti Junjung bawakan kesenian tradisional Ranah Lansek Manih di panggung internasional pada ajang TIFAF tahun 2022.

SIJUNJUNG, METRO–Sanggar Seni Puti Junjung dipercaya untuk tam­pil di ajang TIFAF (Tenggarong International Folk Arts Festival) tahun 2022 di Kalimantan Timur. Tam­pil di ajang internasional, sanggar seni asal Kabupaten Sijunjung itu menampilkan pertunjukan dengan tema “Sijunjung The Golden Land”.

Penampilan kesenian khas Minangkabau yang disuguhkan Sanggar Puti Junjung di Stadion Rondong Demang, berhasil memukau penonton, khu­susnya para perantau asal Sumbar.

Sanggar Seni Puti Junjung terpilih untuk tampil di ajang TIFAF, setelah melewati proses kurasi pengiriman karya kesenian melalui video dan channel media sosial. Hing­ga akhirnya Sanggar Seni Puti Junjung yang dikelola pasangan muda, Ichsan Nasrul dan Yola Oksandra itu dipercaya untuk tampil di ajang bergengsi.

Bisa tampil di panggung yang lebih besar, Yola Oksandra mengaku bangga atas terpilihnya Sanggar Puti Junjung. “Alhamdulillah setelah me­ngikuti proses kurasi pengiriman video kepada pe­nyelenggara, Sanggar Puti Junjung bisa tampil pada ajang yang berkelas internasional ini. Ini semua berkat dukungan dan kerjasama banyak pihak,” tuturnya.

Pertunjukan TIFAF ta­hun 2022 digelar pada Kamis (21/7) bertempat di Stadion Rondong Demang atau lokasi Bazar Expo dan Pasar Rakyat. “TIFAF ta­hun 2022 ini juga bekerja­sama dengan CIOFF Indonesia yang merupakan bagian dari penghubung ke mancanegara. Semoga ini awal dari prospek yang lebih baik kedepannya,” ujar owner Sanggar Puti Junjung itu.

Rangkaian kegiatan TIFAF tahun 2022 telah masuk ke dalam Kharisma Event Nusantara (KEN) yang merupakan program Kemenparekraf RI. Kegiatan itu ditujukan untuk menghadirkan ruang aktualisasi seni budaya, pertukaran budaya dan me­ningkatkan kunjungan wi­sa­tawan serta bergerak­nya perekonomian rak­yat.

Sanggar Puti Junjung diminta membawakan beberapa pertunjukan, diantaranya karya yang berpijak pada tradisi kesenian yang ada di Kabupaten Sijunjung dengan me­ngu­sung tema “Sijunjung the golden land”.

Penampilan kesenian putra-putri asal Sijunjung dibawah binaan Ketua TP-PKK Ny.Riri Benny Dwifa pada pagelaran Tenggarong Internasional Folk Art Festival (TIFAF) 2022 di Kalimantan Timur men­dapat tepuk tangan yang meriah dari penonton.

“Panitia sudah menyediakan tiga panggung selama tiga hari untuk Sanggar Puti Junjung, jadwal itu membawakan pertunjukan kesenian Sijunjung dalam bingkai seni dan budaya,” tutur Yola Oksandra yang juga peraih pemuda pelopor nasional tahun 2020 itu.

Pihaknya mengapresiasi dukungan dari ber­bagai pihak. “Terima kasih dukungan dari banyak pihak, terutama Pemkab Sijunjung yang telah memfasilitasi. Sehingga kesenian Sijunjung bisa disu­guhkan pada ajang internasional,” tambahnya. (ndo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top