Menu

Terpeleset Hendak Buang Air Kecil, Jatuh ke Jurang Ngarai Sianok, Gondrong Tewas

  Dibaca : 1284 kali
Terpeleset Hendak Buang Air Kecil, Jatuh ke Jurang  Ngarai Sianok, Gondrong Tewas
EVAKUASI— Petugas gabungan mengevakuasi jasad korban Aji Soko alias Gondrong (38) setelah ditemukan tewas akibat jatuh ke dalam jurang Ngarai Sianok.

BUKITTINGGI, METRO
Seorang pria penderita gangguan mental tewas dengan kondisi yang mengenaskan setelah terjatuh ke jurang sedalam 120 meter di Ngarai Sianok, Kota Bukittinggi, Rabu (16/12). Diduga, korban tergelincir saat buang air kecil di pinggir ngarai.

Saat dievakuasi dari dasar jurang, korban bernama Aji Soko alias Gondrong (38), kondisi korban mengeluarkan darah pada mulutnya dan tewas di tempat. Korban sejanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Achmad Muchtar (RSAM) Bukittinggi untuk divisum dan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga.

Kapolsek Bukittinggi, AKP Deddy Ardiansyah mengatakan, korban merupakan warga Kelurahan Kayu Kubu, Kecamatan Guguk Panjang. Korban tewas akibat luka para di bagian kepalanya karena mengalami benturan keras setelah terjatuh dari atas ngarai ke dalam jurang.

“Insiden itu terjadi di kawasan Jalan Kesuma, Kelurahan Kayu Kubu, sekitar pukul 12.30 WIB. Kali pertama korban terjatuh dari atas ngarai itu diketahui warga perumahan sekitar. Menurut keterangan saksi di TKP katanya, korban awal kejadian terlihat berjalan di tepi ngarai,” kata AKP Deddy.

AKP Deddy menambahkan, berkemungkinan korban berada di lokasi hendak buang air kecil. Bahkan, seorang saksi mata bernama Betty Ambarini sempat melihat korban dan mengingatkannya, agar jangan ke tepi ngarai. Secara tak terduga, korban langsung jatuh dari atas ngarai itu.

“Saksi yang melihat korban jatuh ke jurang, langsung memberitahukan ke warga lainnya dan diteruskan ke pihak kepolisian. Usai mendapat laporan, kita bersama Tim Identifikasi Satreskrim Polres Bukittinggi mendatangi lokasi,” ungkap AKP Deddy.

Dijelaskan AKP Deddy, pihaknya bersama tim BPBD Kota Bukittinggi, relawan PMI dan masyarakat mencari korban menuruni dasar ngarai. Korban pun akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.

“Selanjutnya, korban dievakuasi dan dilarikan ke RSAM Bukittinggi untuk dilakukan pemeriksaan. Dokter pun menyatakan korban sudah meninggal. Setelah itu, kita serahkan jasad korban kepada pihak keluarga. Informasinya, korban mengalami gangguan jiwa,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Markas PMI Bukittinggi, Ahmad Jais mengatakan, korban berhasil dievakuasi sekitar pukul 15.00 WIB. Kondisi jasadnya didapati tergeletak di dasar ngarai sedalam 120 meter.

“Jasad korban saat ditemukan mengeluarkan darah di bagian mulut. Berkemungkinan saat terjatuh, tubuh korban ada mengalami benturan keras di bagian kepala atau mulutnya,” katanya. (pry)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional