Menu

Teroris Merauke Merencanakan Aksi Teror

  Dibaca : 41 kali
Teroris Merauke Merencanakan Aksi Teror
COVID— Sejumlah tenaga kesehatan menangani pasien Covid-19 yang baru tiba di IGD.

JAKARTA, METRO— Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan ter­duga teroris yang ditang­kap di Merauke, Papua, terkait dengan kelompok pengajian Villa Mutiara Makassar, Sulawesi Sela­tan. Sebanyak 13 orang ter­duga teroris ditangkap di Merauke, mereka terga­bung dalam kelompok Je­ma­ah Ansharut Daulah (JAD) yang berbaiat ke ISIS.

“Iya, sekali lagi ada kontak di antara mereka itu, karena memang kasus di Merauke itu hasil pe­ngem­bangan dari Makas­sar. Jadi Makassar, Balik­papan, dan Merauke itu saling ada keterkaitan,” kata Rusdi di Mabes Polri, Jakarta, Senin (7/6).

 Menurut dia, antara JAD Merauke dan Villa Mutiara Makassar sama-sama pernah mengikuti pengajian dan pernah sa­ling bertemu. “Iya pernah, mereka pernah ketemu,” ujar dia. Selain itu, kelom­pok itu saling mela­kukan kontak dengan berbagai platform komu­nikasi yang ada seperti grup Whats­App.

“Ya tidak hanya itu (grup WA) saja di antara me­reka sudah saling bisa kenal orang-orang di Me­rau­ke,” kata dia. Dia me­nga­takan intensifnya upa­ya penindakan dan pence­gahan terorisme yang dila­kukan oleh Tim Densus 88 yang membuat kelompok teroris jaringan JAD ter­sebut bergerak ke daerah pinggiran seperti Me­rau­ke.

“Secara otomatis saja ketika aktivitas penegakan hukum oleh Densus demi­kian tinggi, tentunya me­reka pun akan mencoba keluar daripada aktivitas itu, akhirnya di antara me­reka ada yang keluar dari Makassar menuju ke Me­rau­ke, karena apa?, Ka­rena aktivitas penegakan hukum yang tinggi yang dilakukan Densus terha­dap kelompok-kelompok teroris Tanah Air,” kata dia.

Kesepuluh terduga te­ro­ris ditangkapTim Deta­se­men Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Indonesia di Merauke, Papua pada Ju­mat (28/5). Adapun sepuluh teroris yang ditangkap yak­ni AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, WS, YK, AP dan IK, dari 10 orang ada pasutri yakni AP dan IK (perempuan). Penangkapan kembali ber­lan­jut pada Minggu (30/5),

Tim Densus 88 menga­man­kap satu lagi anggota jaringan teroris Ansharut Daulah di Merauke. Selain di Merauke, polisi juga menangkap satu terduga teroris di wilayah Balik­papan, Kalimatan Timur.

Hingga hari ini, total terduga teroris yang dia­man­kan di Merauke ber­tam­bah menjadi 13 orang. Para terduga teroris di Merauke dipastikan bukan orang asli Papua, tetapi orang dari luar Merauke yang sudah lama tinggal di Papua. Mereka diduga men­dapat paparan paham ra­di­kal saat berada di Me­rau­ke, Papua.

Kelompok JAD Merau­ke ini, juga merencanakan aksi teror di gereja di Me­rau­ke, Polres Merauke dan Satlantas Merauke. (jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional