Menu

Terlibat Cekcok 3 Oknum TNI Mengamuk, Pemilik Warung Ditembak di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel)

  Dibaca : 698 kali
Terlibat Cekcok 3 Oknum TNI Mengamuk, Pemilik Warung Ditembak di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel)
TES PCR—Melandainya kasus positif, Dinas Kesehatan Bukittinggi akan mengembalikan program swab PCR dan vaksinasi Covid-19 ke Puskesmas.

TANAH BUMBU, METRO–Kodam VI/Mulawarman bertindak cepat menyikapi kasus tiga oknum anggota TNI diduga mela­kukan penembakan terhadap warga sipil di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Sesuai perintah Pang­dam tim telah melakukan investigasi penanganan perkara sesuai prosedur hukum dan ketentuan yang berlaku,” terang Kapendam VI/Mulawarman Letkol Inf Taufik Hanif, Jumat (4/6).

Taufik menjelaskan, kasus penembakan bermula dari percekcokan antara ketiga oknum TNI dengan pegawai tempat biliar bernama Raudah beserta suaminya Hendri Jaya pada Rabu (2/6) di wilayah Km 7, RT 05, Desa Sarigadung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bum­­bu, Kalsel.

Saat itu, ketiga oknum TNI yang diduga dalam pengaruh minuman keras tersebut marah ketika diminta pulang karena warung akan ditutup dan menyi­ram Raudah dengan minuman jenis tuak.

Korban Hendri yang membela istrinya, terlibat percekcokan dengan ketiganya yang berujung penembakan. Hendri dinyatakan meninggal dunia di Rumah Sakit Husada Se­punggur pukul 05.00 WITA.

Katanya, tiga terduga pelaku yang merupakan oknum anggota Kipan B Yonif 623/BWU telah diamankan di Denpom VI/2 Banjarmasin beserta ba­rang bukti berupa sebuah senjata laras panjang.

“Saat ini ketiganya masih menjalani pemeriksaan mendalam di Denpom Banjarmasin,” tutur Taufik.

Dikatakan, atas perintah Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wi­ran­to, Danpomdam segera melakukan penyidikan dan proses hukum ketiga ok­num TNI sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Pangdam juga memerintahkan Dandim 1022/Tnb Letkol Cpn Rahmat Trianto untuk membantu keluarga korban serta memberikan santunan dan bantuan yang diperlukan, khususnya pro­ses pemakaman. (jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional