Close

Terkurung di Kerumunan Kendaraan, 2 Jambret Dihajar Massa di Bypass

DUA JAMBRET— Dua jambret menjalani pemeriksaan di Mapolresta Padang, setelah diamankan di Simpang 4 Bypass Ketaping, Kecamatan Kuranji, Jumat (24/5) sekitar pukul 08.00 WIB. (romi rahmat/posmetro)

PADANG, METRO – Dua jambret ditangkap petugas Patwal Satlantas Polresta Padang, Jumat (24/5) sekitar pukul 08.00 WIB. Lokasinya di Simpang 4 Bypass Ketaping, Kecamatan Kuranji, Kota Padang. Satu unit motor Satria FU yang digunakan kedua pelaku diamankan petugas sebagai barang bukti.

Keduanya ditangkap usai terjebak di kerumunan kendaraan yang tengah menunggu lampu hijau di traffic light. Keduanya dibawa ke Polresta Padang. Kejadian tersebut diketahui saat petugas Patwal Satlantas Polresta Padang Aipda Sri Junaidi sedang mengatur lalu lintas di Bypass Ketaping.

Petugas mendengar adanya teriakan korban jambret Riskita Putri (25), seorang mahasiswi yang merupakan warga Kuranji. Dengan sigap dia langsung mengejar pelaku yang ketika itu terkurung di kerumunan kendaraan.

Melihat Polisi mengarah kepada mereka, pelaku meningalkan kendaraanya dan kabur. Petugas langsung mengejar dan menangkapnya. Melihat adanya jambret warga sekitar mencoba menghakiminya, namun petugas cepat membawa pelaku ke kantor polisi.

Aipda Sri Junaidi menceritakan, ketika sedang asik mengatur jalan raya di pagi hari, tiba-tiba terdengar suara perempuan minta tolong HP-nya dijambret.

“Saya langsung berdiri di tengah-tengah lampu merah yang dikerumuni oleh puluhan kendaraan,” ujarnya.

Melihat pelaku kabur, dia mencoba mengejar dengan mengunakan kendaraan roda dua yang dimilikinya. Hasilnya pelaku dapat ditangkap, sedangkan yang satu lagi berhasil juga ditangkap oleh personel Patwal lainya yang sedang mengatur.

“Saya mengamankan keduanya, sambil menunggu mobil patroli Patwal Satlantas Polresta Padang. Pukulan demi pukulan warga tidak bisa dielakkan. Akhirnya kami langsung membawa kedua pelaku ke Polresta Padang, “ungkapnya.

Kasat Reskrim Polresta Padang AKP Edriyan Wiguna mengatakan, keduanya merupakan residivis dalam kasus narkoba dan sementara untuk jambret, kedua pelaku mengaku baru kali ini melakukan aksi jambret.

“Kedua pelaku masih kita interograsi. Sedangkan korban sedang membuat laporan polisi. Seandainya terbukti keduanya akan dikenakan Pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan ancaman hukuman di atas lima tahun penjara. Kami masih mendalami kasus ini,” ungkapnya. (r)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top