Menu

Terkait Pertemuan dengan Kajari Pessel, Wabup Pessel Angkat Bicara

  Dibaca : 54 kali
Terkait Pertemuan dengan Kajari Pessel, Wabup Pessel Angkat Bicara
PERTEMUAN— Wabup Pesisir Selatan Rudi Hariyansyah angkat bicara terkait pertemuan dengan Kepala Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan beberapa hari yang lalu, bersama Ermida Ziswati juga Pj. Sekda Pessel.

PESSEL, METRO–Rudi Hariyansyah Wa­kil Bupati (Wabup) Pesisir Selatan angkat bicara ter­kait pertemuan dengan Kepala Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan beberapa hari yang lalu, bersama Ermida Ziswati juga Pj. Sekda Pessel.

Dihubungi media me­lalui What Shap, Minggu (11/6/2021) pukul 13.31 Wib. Rudi, kedatangan ke Ke­jaksaan Negeri Pesisir Se­latan bertemu Kepala Ke­jaksaan Negeri Pessel kali itu bentuk solidaritas se­sama pegawai KOPRI.

Ditegaskan Wabub Pes­sel, sebagai mana diketahui bersama jika Bupati Pessel Drs. Rusma Yul Anwar adalah  pimpinan KOPRI. Tentu saja sebagai rekan ikut prihatin akan menimpa beliau.

“Ooh ya kalau tidak salah hari Selasa, sebelum pelantikan camat IV Jurai  jurai dan Sutera. Saya dan Pj. Sekda Pessel menemui buk Kejari  memohon pe­nundaan eksekusi,” tegas Rudi Hariyansyah.

Secara terang, kalau Pemerintah Daerah tidak akan mungkin melawan hukum, termasuk KORPRI bukan maksud untuk me­lawan hukum tapi hanya bermohon penundaan ek­sekusi. Namun itu semua dipenuhi tidak dipenuhi tergantung dari pihak Ke­jaksaan Negeri Pessel.

Dan, permohonan pe­nun­daan eksekusi tersebut kita serahkan keputusan ke Kejari Pessel. “ Saat itu Kejari Pessel menjawab, menjalankan perintah dari atasan,”.

Lebih jauh saat ditanya mengenai isu berkembang dilapangan jika antara Bu­pati dan Wakil Bupati ada masalah, Rudi Hari­yan­syah membantah isu ter­sebut, semua itu hoax.

Bahkan sesudah Pari­purna DPRD Pessel Ia ber­koordinasi tentang pelan­tikan Camat, dan itupun atas petunjuk serta pe­rintah Bupati.

Karena, saat itu Bupati tidak bisa meninggalkan rumah dinas. “ Tidak ada masalah antara saya de­ngan pak Bupati,” tekuk Wakil Bupati Pessel itu.

Sementara itu, hari ka­mis (8/6/2021) Kejaksaan Negeri Pesisir Selatan u­rung melakukan eksekusi hingga perkara Peninjuan Kembali ( PK) rampung. (rio)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional