Menu

Terkait Pencemaran Nama Baik Anggota Komisi III DPR RI, Bupati Agam Diperiksa Polda Sumbar

  Dibaca : 750 kali
Terkait Pencemaran Nama Baik Anggota Komisi III DPR RI, Bupati Agam Diperiksa Polda Sumbar
beri keterangan— Indra Catri memberikan keterangan kepada wartawan usai diperiksa di Mapolda Sumbar, Jumat (29/5).

PADANG, METRO
Bupati Agam Indra Catri diperiksa penyidik Subdit Cyber Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Sumbar terkait kasus pencemaran nama baik anggota Komisi III DPR RI Mulyadi melalui media sosial facebook, Jumat (29/5).

Indra menjalani pemeriksaan di dalam ruangan lantai III di ruangan penyidik, gedung Mapolda Sumbar yang berlangsung secara tertutup mulai pagi hingga pukul 16.45 WIB meninggalkan Polda Sumbar. Sstatusnya dimintai keterangan oleh penyidik sebagai saksi terkait anggota Komisi Hukum DPR itu.

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan kabar adanya pemeriksaan tersebut. Menurutnya, pemeriksaan Indra Catri untuk kepentingan penyelidikan kasus pencemaran nama baik terhadap anggota Mulyadi.

“Sehari sebelumnya, Sekda Agam yang diperiksa. Hari ini (kemarin red), Bupati Agam Indra Catri yang diperiksa penyidik. Sebelum diperiksa, penyidik sudah terlebih dahulu mengirimkan surat pemanggilan dan yang bersangkutan memenuhi panggilan itu dengan mendatangi Polda Sumbar untuk dimintai keterangan,” kata Satake Bayu.

Satake menyebut, Indra dipanggil menindaklanjuti laporan dari masyarakat yaitu Irwandi (40) berkaitan tentang pencemaran nama baik di akun facebook terhadap Mulyadi dengan nomor laporan LP/191/V/2020. Adapun langkah-langkah Polda Sumbar melalui Ditreskrimsus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Jumlah saksi yang diperiksa, sebanyak 13 orang. Diantaranya adalah saksi ahli bahasa, saksi ahli ITE, saksi ahli pidana, dan juga memeriksa barang bukti ke laboratorium forensik di Jakarta. Bupati Agam dan Sekda Agam merupakan bagian dari 13 saksi yang sudah diperiksa. Mereka sangat koperatif memberikan keterangan kepada penyidik,” jelas Satake.

Kapolda Sumbar Irjen Pol Toni Harmanto mengatakan, terkait kasus pencemaran nama baik terhadap Mulyadi, masih berproses untuk pengumpulan bukti-bukti dan fakta-fakta.

“Yang jelas kasus itu masih didalami Direskrimsus. Sejauh ini, yang diperiksa Sekda dan Bupati Agam, masih sebagai saksi,” ungkap Toni.

Usai menjalani pemeriksaan, Indra Catri yang ditemui wartawan di basemen Mapolda Sumbar mengakui ihwal pemeriksaan dirinya oleh penyidik Direskrimus. Ia mendatangi Polda Sumbar memberikan keterangan, sebagai warga negara yang baik tentu wajib untuk datang memenuhi panggilan.

“Apalagi, yang ikut diperiksa, merupakan pegawai saya. Kenapa saya diperiksa, ditanya, dimintai keterangan? Karena menyangkut ada pegawai Pemda Agam. Makanya Sekda juga sudah diperiksa. Pertanggungjawaban itu. Tidak banyak yang ditanya penyidik. Materi pertanyaan silahkan tanya ke penyidik. Pemeriksaan dari jam 11.00 WIB sampai 13.00 WIB,” ungkapnya. (rgr)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Fanpage Facebook

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional