Close

Terjaring Razia, Pemuda Pengangguran Kedapatan Bawa Ganja di Lubuk­ba­sung

BAWA GANJA— Pelaku SRC ditangkap jajaran Satnarkoba Polres Agam lantaran kedapatan membawa dua paket ganja saat terjaing razia.

AGAM,METRO–Seorang pemuda peng­an­g­­guran kedapatan mem­­­bawa ganja kering saat dihadang Tim Opsnal Sat­res­narkoba Polres Agam yang sedang melak­sa­nakan razia di kawasan Jalan Gajah Mada, Jorong IV Surabayo, Lubuk­ba­sung, Kamis (21/10) se­kitar pukul 03.00 WIB.

Pelaku berinisial RSC­ (21) ini awalnya di­hentikan oleh petugas dan ternyata terlihat gugup saat ditanyai. Petugas pun curiga terhadap pelaku yang merupakan warga Muko, Nagari Koto Malintang, Kecamatan Tanjung Raya ini di­duga membawa benda-benda terlarang.

Untuk memastikan kecurigaan itu, petugas me­lakukan penggeledahan terhadap pakaian pelaku dan juga sepeda motor yang dikendarainya. Alhasil, ditemukanlah dua paket ganja kering di dalam saku celananya. Diduga, ganja tersebut baru saja dibelinya.

Kasat Resnarkoba Polres Agam, Iptu Awal Ra­ma mengatakan, pelaku ditangkap sepulang dari mem­beli barang terla­rang itu. Saat melintas di lokasi,  ia bersua tim opsnal yang sedang mela­kukan razia yang tujuannya untuk pemberansan narkoba.

“Anggota yang curiga kemudian menghentikan kendaraan pelaku. Saat dilakukan pemeriksaan, apa­rat menemukan dua paket ganja di dalam saku depan sebelah kanan celana yang dikenakannya. Saat ditanyai, pelaku mengakui ba­rang itu merupakan miliknya,” sebut Kasat.

Kepada petugas, RSC mengaku barang itu didapatnya dari seseorang ber­inisial BN, di Balai Selasa, Jorong IV Surabayo Kenagarian Lubukbasung. Dua paket ganja itu dibeli seharga Rp 50 ribu.

Selain ganja, polisi turut menyita satu unit handphone Redmi yang digu­nakan pelaku sebagai media komunikasi dalam bertransaksi.  Kemudian satu unit sepeda motor merk Yamaha Vega ZR tanpa nomor polisi dan celana yang dipakai pelaku sebagai media penyimpan barang tersebut.

“Saat ini RSC ditahan di Mapolres Agam untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut. Kasus ini ma­sih dalam pengembangan. Jaringan peredaran dan peran pelaku sendiri apakah pemakai atau pengedar sedang proses penyelidikan,” tegasnya.(pry)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top