Menu

Terimbas Lockdown, Harga Referensi CPO Turun

  Dibaca : 122 kali
Terimbas Lockdown, Harga Referensi CPO Turun
Ilustrasi buah sawit.

JAKARTA, METRO–Kemendag memu­tus­kan untuk menurutkan har­ga referensi produk crude palm oil (CPO) untuk penetapan bea keluar (BK) periode Juli 2021 sebesar USD 1.094,15 per MT.

Harga referensi ter­sebut menurun USD 129,75 atau 10,60 persen dari pe­riode Juni 2021, yaitu sebe­sar USD 1.223,90 per MT. Penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 43 Tahun 2021 tentang Pene­tapan Harga Patokan Ek­spor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang dikenakan Bea Ke­luar.

Plt. Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu War­dha­na menyatakan penurunan harga referensi CPO di­pengaruhi oleh kebijakan lockdown yang dilakukan Malaysia dan India.

Penurunan harga refe­rensi dan HPE biji kakao disebabkan karena melim­pahnya persediaan kakao global. “Penurunan ini tidak berdampak pada BK biji kakao, yaitu tetap lima persen,” kata Wisnu dalam keterangan yang dikutip di Jakarta, Jumat (2/7).

Menurut Wisnu, kepu­tusan tersebut tercantum pada Kolom 2 Lampiran I Huruf B Peraturan Menteri Keuangan No. 166/PM­K.­010/2020. Saat ini harga referensi CPO menurun, tetapi masih melampaui threshold USD 750 per MT. “Untuk itu, pemerintah mengenakan BK CPO se­besar USD 116 per MT untuk periode Juli 2021,” ujar Wisnu.

BK CPO untuk Juli 2021 merujuk pada Kolom 8 Lam­piran I Huruf C Peraturan Menteri Keuangan No. 166/PMK.010/2020 sebesar USD 116/MT. Nilai tersebut turun USD 67 dari BK CPO untuk periode Juni 2021 sebesar USD 183 per MT.

Sementara itu, harga referensi biji kakao pada Juli 2021 sebesar USD 2.­407,98 per MT menurun 1,95 persen atau USD 47,84 dari bulan sebelumnya, yaitu sebesar USD 2.455,82 per MT.

Hal ini berdampak pada penurunan HPE biji kakao pada Juli 2021 menjadi USD 2.123 per MT, menurun sebesar 2,12 persen atau USD 46 dari periode sebe­lumnya, yaitu sebesar USD 2.169 per MT.

HPE produk kulit dan kayu juga tidak mengalami perubahan dari bulan se­be­lumnya. Hal ini juga berlaku untuk BK komo­ditas produk kayu dan pro­duk kulit. BK produk kayu dan produk kulit tercantum pada Lampiran II Huruf A Peraturan Menteri Ke­ua­ngan No.166/PMK.010/2020. (jpnn)

Editor:
KOMENTAR

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional