Close

Terima Mahasiswa KKN Malaysia, Suhatri: ”Silakan Cari Orang Tua Asuh”

Bupati Padangpariaman Suhatri Bur,kemarin, membuka sekaligus menerina peserta KKN Melayu Serumpun di Kabupaten Padangpariaman.

PDG.PARIAMAN, METRO–Bupati Padang­paria­man Suhatri Bur,kemarin, membuka sekaligus mene­rina peserta KKN Melayu Serumpun di Kabupaten Padangpariaman. Bupati Padangpariaman Suhatri Bur mengatakan pelak­sanaan kegiatan KKN salah kegiatan yang erat sekali dengan praktek maha­sis­wa dari perguruan tinggi. Dimana mahasiswa yang hampir mendekati akhir semester, akan menja­lankan yang namannya KKN.

“Kunci sukses penye­lenggaraan urusan pem­bangunan tidak  terlepas   dari  ketersediaan dan kesiapan sumber daya ma­nu­sianya, perencanaan strategis dan berke­lanju­tan, tim kerja yang solid, serta partisipasi aktif ma­syarakat,” ungkap Su­hatri Bur, kemarin.

Oleh  karena  itu   kata­nya, ia berterima kasih kepada Bapak Ibu Rektor/Dosen pembimbing, yang telah menunjuk dan mene­tapkan Kabupaten Padang­pariaman sebagai Lokasi KKN PPM Melayu Serum­pun pada tahun ini, mudah mudahan kehadirin anak-anak mahasiswa KKN diwi­layahnya dapat menjadi motivasi bagi masyarakat untuk lebih berperan aktif dalam pembangunan di Kabupaten Padang­paria­man, khususnya pengem­bangan nilai-nilai Moderasi Beragama dalam Budaya Melayu serumpun.

Katanya, kepada pe­ser­t­a KKN anak -anakku mahasiswa untuk melak­sanakan KKN ini  secara serius, dengan Filisofi Di­mana Bumi dipijak disitu langit dijunjung, pandai-pandai membawa diri dan jalin silahturrahim.

“Cari orang tua asuh, temui saudaramu dan in­teg­rasikan serta im­ple­men­tasikan semua ilmu yang diterima di kampus demi kabaikan bersama, jaga diri, jaga kesehatan dan jaga nama baik kam­pusmu,” kata Suhatri Bur..

Ia juga meminta ke­pada para mahasiswa KKN agar tetap menerapkan protokol kesehatan se­hingga tidak menjadi klas­ter baru covid-19 di Ka­bupaten Padangpariaman serta juga dapat mengajak masyarakat agar terus menerapkan protokol ke­sehatan secara ketat  juga bersedia untuk divak­sin, sehingga dapat men­cegah dan menghambat perkem­bangan Covid-19 di Kabu­paten Padang­pariaman.

Ketua pelaksana ke­gia­tan  Zulfis mengatakan kegiatan ini telah dilaku­kan sejak tahun 2019  yang dilak­sanakan di Jambi de­ngan melibatkan tiga per­guruan tinggi di Malaysia. Tujuan untuk memper­kuat silatu­rahmi dan me­perkokoh semangat me­layu serum­pun juga untuk membantu pemerintah daerah. Ada­pun Program yang dilak­sanakan yakn­inya upaya pencegahan dan penang­gulangan dam­pak pan­de­mi Covid-19 teru­tama pada bidang sosial keagamaan. 

“Kegiatan KKN Melayu Serumpun ini dilaksanakan pada 26 Juli hingga 30 Agus­tus  peserta terdiri 12 PT­KIN  se Sumatra Sebanyak 167 orang dengan 81 laki-laki dan 86 perempuan dengnan Dosen Pembim­bing Lapa­ngan sebanyak 5 orang dari UIN Imam Bon­jol dan 12 orang dari Universitas lain,  dimana pe­serta sudah diva­ksin dan rapid yang dilaksa­nakan pada Kecamatan E­nam Lingkung dan Ulakan Ta­pakis,” terangnya

Wakil Rektor III Uin I­mam Bonjol dalam sambu­tannya mengatakan KKN Melayu  serumpun  ini ga­ga­­san untuk membangun si­nergi antar serumpun  me­la­yu seperti singa­pu­ra, malaysi dengan tujuan untuk membentuk bebe­rapa karakteristik persoa­lan keagamaan dan ras melayu . Mari laksanakan kkn ini dengan ikhlas dan semangat jihad dengan menggerahkan seluruh semnagat, ilmu dan sikap yang telah diajarkan di kampus ini juga trmasuk dalam Tri dharma pergu­ruan tinggi, Bantulah pem­da untuk melaksanakan program terutama terkait penanggulangan covid-19.

“Secara medis ilmu ke­sehatan kurang, namun covid tidak hanya tanggung jawab tenaga medis saja namun tugas kita bersama terutama terkait masalah sosial keagamaan , seperti yang diketahu masyarakat sudah mulai letih akibat lamanya pandemi ini di­sinilah pentingnya peran kita sebagai mahasiswa untuk selalu memberikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat bah­was­nya diperlukan komit­men bersama untuk men­cegah dan mengendalikan Covid-19,” tandasnya me­ngakhiri.(efa)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

0 Comments
scroll to top